-
Turki Minta Taliban Bentuk Pemerintahan yang Inklusif
Feb 10, 2022 15:38Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan pembentukan pemerintah dengan partisipasi luas penting untuk stabilitas dan perdamaian Afghanistan.
-
Pakistan Khawatirkan Akses Taliban terhadap Senjata NATO di Afghanistan
Feb 09, 2022 13:19Menteri Dalam Negeri Pakistan memandang akses Taliban terhadap sisa-sisa senjata pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Afghanistan sebagai ancaman bagi stabilitas dan keamanan negaranya.
-
Kepala Intelejen Taliban Kunjungi Panjshir
Feb 08, 2022 15:59Kepala dinas intelijen pemerintah Taliban melakukan kunjungan ke provinsi Panjshir.
-
Amerika Tinjauan dari Dalam, 5 Februari 2022
Feb 05, 2022 14:47Perkembangan di Amerika Serikat dalam sepekan terakhir diwarnai sejumlah isu di antaranya, AS Umumkan Pembebasan Sanksi Nuklir terhadap Iran.
-
Umbar Janji Lagi, Taliban akan Berikan Akses Pendidikan untuk Perempuan
Feb 05, 2022 12:41Pemerintah Taliban kembali mengubar janji untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi anak perempuan di sekolah dan perguruan tinggi.
-
Taliban Kirim Pasukan Tambahan Serbu Panjshir
Feb 04, 2022 16:28Taliban mengirim lebih banyak pasukan ke provinsi Panjshir untuk melumpuhkan front perlawanan di daerah ini.
-
Taliban akan Bentuk Tentara dengan 150 Ribu Kekuatan
Feb 03, 2022 11:53Pemerintah sementara Taliban akan membentuk militer dengan kekuatan 150 ribu personel dan saat ini pihaknya telah merekrut 80 ribu orang.
-
Eropa Tetapkan Syarat untuk Berinteraksi dengan Taliban
Feb 02, 2022 15:58Parlemen Uni Eropa mengumumkan syarat untuk bekerja sama dengan pemerintah sementara Taliban di Afghanistan.
-
Penghapusan Sanksi Afghanistan Tergantung pada Aksi Nyata Taliban
Feb 02, 2022 10:54Utusan Khusus Presiden Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov mengatakan penghapusan semua sanksi terhadap Afghanistan tergantung pada langkah-langkah nyata yang diambil oleh pemerintahan saat ini.
-
Taliban Bantah Bunuh Eks Pejabat Afghanistan
Feb 01, 2022 13:19Pemerintah sementara Taliban membantah laporan PBB tentang pembunuhan 100 mantan personel keamanan dan eks pejabat pemerintahan Afghanistan.