Dihantam Militer Yaman, Blackwater Tarik Pasukannya dari Taiz
Perusahaan keamanan Blackwater menarik pasukannya dari al-Omari di Provinsi Taiz setelah menderita kerugian besar akibat serangan balasan militer dan komite rakyat Yaman.
Menurut Mehr, Selasa (9/2/2016), Blackwater memutuskan untuk menarik unit terpenting pasukannya yang dikenal sebagai "unit penghancur" dari al-Omari setelah menderita kerugian besar akibat serangan miiter Yaman.
Keputusan tersebut menimbulkan ketakutan dan kebingungan bagi pasukan Uni Emirat Arab yang menyewa mereka untuk memerangi Yaman.
Bentrokan sengit antara miilter Yaman dan anasir-anasir Blackwater di al-Omari dua hari lalu telah menyebabkan tujuh anggota Blackwater tewas dan 39 lainnya terluka. Lima pesawat pasukan Blackwater juga akan ditarik dari Yaman.
UEA menyewa pasukan Blackwater untuk menyerang Yaman setelah pasukan negara ini banyak yang tewas dalam penyerangan ke Yaman.
Agresi militer koalisi Arab pimpinan Arab Saudi ke Yaman yang didukung oleh Amerika Serikat sejak 26 Maret 2015 hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 8.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya. (IRIB Indonesia/RA)