Militer Suriah Perkuat Posisinya di wilayah Utara
-
Militer Suriah
Berbagai sumber Suriah menyinggung respon militer negara ini terhadap ancaman Turki untuk melancarkan operasi militer di wilayah utara Suriah, dan Damaskus mulai memperkuat posisinya di wilayah utara.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan baru-baru ini di depat anggota Partai Keadilan dan Pembangunan di Ankara mengatakan, "Kami telah memasuki fase baru dalam keputusan untuk membangun zona aman sedalam 30 kilometer di Suriah utara, dan kami akan membersihkan Tall Rifat dan Manbij dari teroris."
Menurut laporan al-Mayadeen Rabu (8/6/2022), sumber-sumber Suriah mengisyaratkan tanggapan militer Suriah atas ancaman Turki untuk melancarkan operasi militer di utara Suriah, dan bahwa mereka akan memperkuat posisinya di Manbij, Qamishli dan Tall Rifat.
Bersamaan dengan itu, sumber-sumber Suriah mengumumkan bahwa wilayah sekitar Aleppo sejak kemarin malam hingga kini relatif tenang dan helikopter tempur Rusia terbang di atas wilayah Um Hosh, Harbal dan Tall Qarah serta wilayah lain di bawah kontrol Kurdi Suriah di utara Aleppo.
Setelah beberapa waktu tidak ada perubahan strategis, utara Suriah kembali menjadi pusat krisis negara ini.
Kali ini teroris yang berada di Provinsi Idlib, yang pemerintah Turki dan antek bayarannya, tidak memunculkan berita.
Media Turki juga berbicara mengenai serangan potensial militer negara ini ke Ain Issa dan Kobani.
Sementarai tu, berbagai sumber Suriah mengkonfirmasi serangan roket militer Suriah ke wilayah di sekitar al-Bara, Kansafra, Fleifel, Benin di Jabal al-Zawiya di sekitar selatan Idlib. (MF)