Mokhber: Kami akan Mendefinisikan Sistem Baru untuk Selat Hormuz
-
Mohammad Mokhber, Penasihat dan asisten Pemimpin Besar Revolusi Islam
Pars Today – Penasihat dan asisten Pemimpin Besar Revolusi Islam menjelaskan, “Dengan menggunakan posisi strategis Selat Hormuz, kita dapat menjatuhkan sanksi terhadap musuh dan mencegah kapal-kapal mereka melintasi selat ini.”
Menurut laporan Pars Today, Mohammad Mokhber dalam wawancara dengan IRIB menyatakan, “Dengan berakhirnya Perang Ramadan yang dibarengi kemenangan yang sukses, musuh-musuh dan sistem hegemoni tidak akan berani lagi menyerang Iran. Iran akan aman dan terlindung selama bertahun-tahun karena negara yang telah berperang dengan kekuatan-kekuatan besar dan tidak mencapai tujuan mereka tidak akan mudah diserang lagi.”
Mokhber juga menyatakan bahwa salah satu peluang strategis yang dapat dimanfaatkan dari situasi ini adalah memperbarui posisi Iran di Selat Hormuz.
Ia menyatakan, “Sampai hari ini, Barat dan sistem hegemoni menerapkan sanksi dan membatasi kami. Namun, setelah perang terbaru yang dipaksakan, dengan mendefinisikan sistem baru untuk Selat Hormuz, Iran yang dulunya disanksi akan meningkat berada dalam posisi kuat di kawasan dan dunia dan dengan memanfaatkan posisi strategis Selat Hormuz, kita dapat menjatuhkan sanksi terhadap mereka dan tidak mengizinkan kapal-kapal mereka melewati selat ini. Dari sini, salah satu hasil Perang Ramadan haruslah memperbarui sistem baru bagi Selat Hormuz.”(sl)