Iran Reaksi Perubahan Nama Front Al-Nusra
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i16024-iran_reaksi_perubahan_nama_front_al_nusra
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Qasemi, menilai perubahan nama kelompok teroris Takfiri Front Al-Nusra menjadi Front Fath Al-Sham, hanya sebagai permainan kata saja.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 29, 2016 06:10 Asia/Jakarta
  • Iran Reaksi Perubahan Nama Front Al-Nusra

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Bahram Qasemi, menilai perubahan nama kelompok teroris Takfiri Front Al-Nusra menjadi Front Fath Al-Sham, hanya sebagai permainan kata saja.

Menurut laporan kantor media Kementerian Luar Negeri, Qasemi pada Kamis malam (28/7) mengatakan, “Perubahan nama Front Al-Nusra menjadi Front Fath Al-Sham, hanya permainan kata saja dan bahwa esensi teroris kelompok itu tidak berubah.”

 

Qasemi menjelaskan, tujuan perubahan nama Front Al-Nusra menjadi Front Fath Al-Sham adalah agar kelompok itu keluar dari daftar hitam kelompok teroris, di saat ekstrimisme dan esensi terorismenya tidak akan pernah dapat berubah.

 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan, langkah-langkah itu menunjukkan kegagalan politik para pendukung ekstrimisme di kawasan dan puncaknya Arab Saudi sebagai bapak dan pendukung utama Al-Qaeda, Taliban, Daesh, Front Al-Nusra dan berbagai kelompok teroris lainnya terutama yang beroperasi di Suriah.

 

Qasemi menuntut  masyarakat internasional untuk fokus pada pemberantasan terorisme dengan memperhatikan faktor kemunculan fenomena tersebut dan dampak-dampaknya.

 

Abu Muhammad Al-Julani, gembong kelompok teroris Front Al-Nusra di Suriah, pada Kamis (28/7), untuk pertama kalinya tampil di depan kamera televisi dan menyatakan pembubaran kelompok Front Al-Nusra dan pembentukan kelompok teroris Front Fath Al-Sham. (MZ)