Unit 8200 Israel, Markas Penyebaran Rumor dan Konflik Agama
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i164168-unit_8200_israel_markas_penyebaran_rumor_dan_konflik_agama
Unit 8200 adalah salah satu dinas intelijen Israel, yang bertugas melancarkan perang media, menyebarkan perpecahan, menciptakan konflik sosial, meretas sistem, menyadap dan memecahkan kode rahasia.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 03, 2024 11:35 Asia/Jakarta
  • tentara Rezim Zionis
    tentara Rezim Zionis

Unit 8200 adalah salah satu dinas intelijen Israel, yang bertugas melancarkan perang media, menyebarkan perpecahan, menciptakan konflik sosial, meretas sistem, menyadap dan memecahkan kode rahasia.

Pendirian Unit 8200
 
Unit 8200 mulai beroperasi tahun 1952, hanya empat tahun setelah berdirinya Israel, dengan menggunakan fasilitas Amerika Serikat. Markas pusat Unit 8200 berada di Glilot, sebuah area di utara Tel Aviv.
 
Unit 8200 adalah unit terbesar di Kementerian Perang Israel, dari sisi jumlah pasukan. Kebanyakan dari anggota Unit 8200 berusia muda yaitu antara 16-18 tahun.
 
Menurut keterangan situs militer Defense News, Israel, sejak tahun 2003 merekrut ribuan pelajar SMA, untuk bekerja di Unit 8200.
 
 
Tugas Unit 8200
 
Pasukan Unit 8200 bertugas menyebarluaskan pemikiran Zionis, menginfiltrasi Dunia Timur, dan Islam, meracuni budaya dan pemikiran masyarakat timur serta umat Islam, serta menggoyahkan nilai-nilai moral, kemanusiaan dan keyakinan masyarakat.
 
Kenyataannya Israel, telah membentuk pasukan siber untuk menciptakan konflik di antara bangsa-bangsa di dunia maya seperti konflik India dan Pakistan, Cina dan Jepang, serta masyarakat Muslim.
 
Konflik-konflik tersebut memberi kesempatan kepada Israel, untuk dapat melanjutkan secara lebih luas ekspansionisme, dan kejahatan-kejahatannya.
 
Saat ini ratusan anggota Unit 8200, yang berkedok sebagai pengguna internet di berbagai negara dunia, sibuk menyebarluaskan rumor, teror dan pembunuhan karakter para pemimpin negara independen, serta menciptakan konflik agama, politik dan lainnya.
 
Unit 8200 juga bertanggung jawab untuk menciptakan, dan menggunakan berbagai instrumen untuk menyerang berbagai negara dunia yang menentang Israel.
 
 

 

Di antara program Unit 8200 adalah upaya menciptakan gangguan dalam program nuklir damai Republik Islam Iran, dengan menggunakan virus Stuxnet.
 
Surat kabar Rai Al Youm, beberapa waktu lalu mengutip sumber Zionis, melaporkan, Unit 8200, menganggap Republik Islam Iran, sebagai rival dan musuh terbesarnya dalam perang siber, dan perang elektronik.
 
Berdasarkan keterangan dari sumber Zionis itu, banyak dari anggota Unit 8200, mampu dan lancar berbicara berbagai bahasa dunia termasuk bahasa Persia.
 
Sejumlah laporan menyebutkan Angkatan Bersenjata Israel, sudah mengenalkan bahasa Persia, kepada pasukannya sejak awal untuk meracuni dunia maya supaya melawan Republik Islam Iran.
 
Salah satu contoh aktivitas Unit 8200, adalah rajin memberikan komentar, dan menciptakan gelombang media terhadap tokoh-tokoh politik Iran, dan melemahkan visi anti-imperialisme Iran di dunia.
 
Di samping aktivitas-aktivitas tersebut, pasukan Unit 8200, juga mengumpulkan informasi untuk tujuan spionase, dan mengamati para pengguna internet di berbagai negara dunia.
 
Di antara langkah lain yang dilakukan oleh Unit 8200, adalah mengendalikan operasi-operasi teror di kawasan Asia Barat.
 
Menurut laporan New York Times, Unit 8200, pada tahun 2007, melalui pengumpulan data, berhasil mengumpulkan informasi yang diperlukan terkait letak situs nuklir Suriah, di Deir Ezzor, dan memberikannya kepada pasukan Israel.
 
Sumber-sumber keamanan Israel, mengatakan Unit 8200, juga menggunakan pesawat-pesawat tanpa awak untuk melancarkan operasi-operasi teror di berbagai negara kawasan.
 
Jurnalis Israel, Yossi Melman, mengatakan, tidak ada satu pun operasi intelijen di Israel, yang tidak melibatkan Unit 8200, dan di setiap operasi militer di luar Israel, Unit 8200, selalu memberikan dukungan intelijen. (HS)