Kekuatan Teroris Daesh di Nineveh Irak Melemah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i31797-kekuatan_teroris_daesh_di_nineveh_irak_melemah
Juru bicara pasukan relawan Irak mengabarkan menurunnya kekuatan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) di Provinsi Nineveh, utara negara Arab ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 26, 2017 12:58 Asia/Jakarta
  • Kekuatan Teroris Daesh di Nineveh Irak Melemah

Juru bicara pasukan relawan Irak mengabarkan menurunnya kekuatan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) di Provinsi Nineveh, utara negara Arab ini.

"Peperangan di bagian timur Mosul dan pembebasan daerah ini dari pendudukan Daesh telah melemahkan kemampuan kelompok teroris ini," kata Ahmed al-Asadi, Kamis (26/1/2017) ketika menyinggung partisipasi pasukan relawan Irak dalam operasi pembebasan Provinsi Nineveh.

 

Ia menambahkan, pembentukan dan mobilisasi kekuatan-kekuatan rakyat dalam perang-perang mendatang bersama dengan polisi federal Irak, pasukan kontra-terorisme, divisi sembilan dan 15 militer Irak di berbagai poros akan dioperasikan.

 

"Dalam beberapa hari mendatang, perang di beberapa wilayah yag tersisa di barat Mosul, Provinsi Nineveh akan dimulai," ujarnya.

 

Beberapa hari lalu, bagian timur kota Mosul berhasil dibebaskan pasukan Irak dari pendudukan kelompok teroris Daesh.

 

Sementara itu, Abdul-Amir Rashid Yarallah, Komandan Operasi Pembebasan Provinsi Nineveh mengatakan, sejak dimulainya operasi pembebasan kota Mosul dari pendudukan Daesh dari Oktober 2016 hingga sekarang, pasukan Irak berhasil menghancurkan 1.028 bom mobil Daesh.

 

Ia menambahkan, pasukan Irak juga berhasil menghancurkan 100 drone Daesh, 312 mobil dan 100 perahu milik kelompok teroris ini dalam operasi di Mosul.

 

Operasi pembebasan kota Mosul dari pendudukan Daesh dimulai pada Senin diri hari, 17 Oktober 2016 atas instruksi Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak yang sekaligus sebagai  Panglima Angkatan Bersenjata negara ini.

 

Sekitar 60.000 pasukan militer dan polisi Irak bersama dengan pasukan relawan dan Peshmerga Kurdi berpartisipasi dalam operasi ini. Daesh menyerang dan menduduki kota Mosul –kota terbesar kedua Irak– di pusat Provinsi Nineveh pada tanggal 10 Juni 2014. (RA)