AS Akui Lakukan Serangan Udara di Suriah
Militer Amerika Serikat mengkonfirmasi serangan udara di wilayah Idlib, Suriah pada Kamis (16/3/2017) setelah tersiar laporan tentang jatuhnya korban sipil dalam serangan itu.
Seperti dilansir media Sputnik, juru bicara Komando Pusat Militer AS (CENTCOM), Andy Stephens mengatakan, "Kami dapat mengkonfirmasi bahwa kami melakukan serangan di daerah Idlib pada hari Kamis."
Ia mengklaim bahwa koalisi pimpinan AS melakukan serangan ke Idlib untuk menargetkan beberapa anggota Al Qaeda. "Kami mengambil setiap tindakan pencegahan untuk menghindari atau mengurangi korban sipil," katanya.
Sementara itu, Wakil Duta Besar Suriah untuk PBB, Munzir al-Munzir dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan dan Sekjen PBB, mengatakan serangan udara AS dan pemboman infrastruktur Suriah termasuk penghancuran total bendungan Tishrin dan Furat, telah mengancam keselamatan ribuan warga sipil di wilayah itu.
Pemerintah Suriah juga menyebut AS sebagai negara agresor dan mengecam kehadiran ilegal mereka di wilayah Suriah. (RM)