Ayatullah Sistani Menentang Referendum Kurdistan
-
Ayatullah Sistani
Ayatullah Ali al-Sistani menyuarakan penentangan terhadap referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan Irak dan memperingatkan dampak negatif dari "langkah sepihak seperti itu".
Perwakilan Ayatullah Sistani, Ahmed al-Safi, mengatakan dalam sebuah khutbah Jumat di kota Karbala bahwa ulama terkemuka Irak itu menginginkan agar Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) "kembali ke jalur konstitusional" dalam mengupayakan hak-haknya.
Ayatullah Sistani juga memperingatkan dampak pemisahan diri yang tidak menguntungkan negara Irak, menekankan bahwa ini akan membuka jalan bagi campur tangan asing dalam urusan negara.
Referendum Kurdi "adalah upaya untuk memecah Irak dan mengambil bagian utara dengan mendirikan sebuah negara merdeka."
Menurut beliau, "Langkah sepihak" untuk memecah Irak akan menyebabkan reaksi internal dan eksternal yang akan berdampak yang lebih berbahaya bagi warga Kurdi
Beliau juga meminta pemerintah Irak dan parlemen untuk mempertahankan hak-hak orang Kurdi.
Selain Israel, semua pihak di regional dan internasional telah menyuarakan keprihatinan serius mengenai langkah separatis tersebut, dan menegaskan bahwa hal itu akan menjadi tambahan masalah negara yang saat ini sudah sibuk dengan operasi kontra-terorisme anti-Daesh.