Irak Bebaskan 11 Wilayah dalam Operasi Pembebasan Hawijah
-
Irak
Pasukan pemerintah Irak, yang didukung pasukan relawan Hashad al-Shaabi, telah menguasai lebih dari sebelas desa di sekitar Hawijah pasca dimulainya tahap kedua serangan untuk mengusir teroris Takfiri Daesh dari pangkalan mereka di provinsi Kirkuk, utara Irak yang kaya minyak.
Komandan operasi pembebasan Hawijah, Letnan Jenderal Abdul Amir Yarallah, mengatakan pada Jumat (29/9/2017) bahwa pasukan Unit Kontra Terorisme Irak (CTS), pasukan gerak cepat pimpinan Kementerian Dalam Negeri dan pejuang Hashad al-Shaabi telah merebut kembali 11 desa, termasuk Gharib, al-Karnah, al-Hajamah, al-Shajarah dan Namilah.
Yarallah mencatat bahwa pasukan pemerintah dan sekutunya telah menggerebek wilayah al-Abbasi di Kirkuk, membebaskan kompleks perumahan dan mengibarkan bendera Irak di atas sejumlah bangunan setempat.
Pejabat militer Irak itu lebih lanjut menjelaskan bahwa tentara, polisi federal, unit respon cepat dan brigade Hashad al-Shaabi telah membebaskan kota-kota di Rashad dan Ryadh selain daerah sekitarnya.
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi pada hari Jumat mengumumkan dimulainya tahap kedua operasi untuk membebaskan Hawijah dari cengkeraman Daesh.
Tahap pertama operasi pembebasan Hawijah diluncurkan pada 21 September.
Operasi pembebasan Hawijah berlangsung saat ketegangan semakin ketat antara pemerintah Baghdad dan wilayah otonomi Kurdistan setelah wilayah tersebut menggelar referendum kontroversial pemisahan diri bersama daerah-daerah yang disengketakan, termasuk Kirkuk, dan wilayah lain.