Ultimatum Militer Irak untuk Peshmerga Kurdistan Akan Berakhir
-
pasukan Peshmerga
Pemerintah Irak memberikan ultimatum pasukan Peshmerga Kurdistan untuk mundur ke posisi mereka sebelum tahun 2014 di provinsi Kirkuk, hingga Sabtu malam (14/10/2017).
Pasukan Peshmerga Irak telah selama tiga tahun memanfaatkan instabilitas dan kekacauan akibat serangan kelompok teroris Takfiri Daesh di Irak untuk menguasai banyak wilayah di provinsi Kirkuk.
Seorang pejabat tinggi Kurdistan Irak yang menolak namanya dipublikasikan pada Sabtu mengatakan, ultimatum yang diberikan para pejabat militer Irak kepada Peshmerga untuk mundur hingga ke posisinya pada 6 Juni 2014, serta meninggalkan pangkalan-pangkalan militer pemerintah Irak, akan berakhir pada Sabtu malam.
Sebelumnya, Fuad Masoum, Presiden Irak pada Jumat malam (13/10/2017) berkunjung ke Sulaimaniyah di wilayah Kurdistan untuk bertemu dan berdialog dengan para pejabat Kurdistan. Hingga kini belum ada laporan soal isu yang dibicarakan dalam pertempuan tersebut.
Pada hari Jumat pasukan militer Irak telah merebut kembali sejumlah posisi yang dikuasai Peshmerga Irak pada tahun 2014 di selatan provinsi Kirkuk, tanpa terjadi kontak senjata.
Kirkuk adalah salah satu wilayah yang dipersengketakan pemerintah wilayah Kurdistan dengan pemerintah pusat Baghdad.(MZ)