Faisal Mekdad: AS Ingin Merampok Teman-temannya Sendiri
-
Faisal Mekdad
Deputi Menteri Luar Negeri Suriah mengatakan, di kubu anti-Suriah dan sekutu-sekutunya, kami menyaksikan, Amerika Serikat dengan berbagai cara berusaha menjatuhkan teman-temannya sendiri dan merampok kekayaan mereka.
Stasiun televisi Al Ekhbariya, Suriah (22/11) melaporkan, Faisal Mekdad, Deputi Menlu Suriah, Rabu malam memuji peran Rusia, Iran dan Turki dalam pertemuan Sochi karena memperjuangkan hak rakyat Suriah.
Mekdad menuturkan, pada saat yang sama, kubu Amerika hanya memikirkan bagaimana caranya merampok kekayaan sekutu-sekutunya sendiri.
Ia menambahkan, meski Suriah selama bertahun-tahun dilanda krisis, namun Damaskus tidak pernah mundur dari sikapnya dan tidak melupakan masalah-masalah strategis termasuk Palestina.
Menurut Deputi Menlu Suriah itu, pihak yang akan menyusun undang-undang dasar Suriah adalah rakyat Suriah sendiri. Harus dibedakan antara orang yang bekerja melayani tanah airnya dengan orang yang bekerja melayani kepentingan asing.
"Kami percaya pada piagam PBB, tapi beberapa negara Barat berusaha mengintervensi kedaulatan nasional Suriah dan melanggar piagam PBB," katanya.
Kepala negara Iran, Turki dan Suriah hari Rabu (22/11) dengan maksud mengkaji situasi Suriah dan menemukan cara mengakhiri krisis di negara itu, menggelar pertemuan segitiga di Sochi, Rusia.
Setelah berunding, presiden ketiga negara itu dalam pernyataan bersamanya menekankan kembali kedaulatan, persatuan dan integritas teritorial Suriah, dan sepakat untuk melanjutkan kerja sama sampai kekalahan total kelompok-kelompok teroris. (HS)