Pejabat Yaman: 2018 Adalah Tahun Kemenangan Melawan Saudi
-
penembakan rudal Yaman
Wakil juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengatakan, tahun 2018 adalah tahun kemenangan total militer dan pasukan relawan rakyat Yaman melawan Saudi.
Aziz Rashid kepada televisi Alalam menyinggung bahwa militer dan pasukan relawan rakyat Yaman telah berhasil menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar terhadap agresor Saudi dan tentara bayaran mereka di berbagai front, seraya menegaskan tahun 2018, akan menjadi tahun kemenangan taktis dan strategis melawan Saudi.
Wakil juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman dalam sebuah pesan kepada tentara bayaran rezim Al Saud dan Amerika sebagai pendukung mereka, menegaskan bahwa militer dan pasukan relawan rakyat Yaman memiliki kemauan tinggi untuk melawan mereka dan strategi militer agresor di Yaman telah terbukti gagal.
Dalam hal ini, unit rudal Yaman pada Jumat malam (26/1/2018) menembakkan dua rudal balistik yang menargetkan posisi militer Saudi di Jizan (barat daya Arab Saudi).
Sementara itu, penembak jitu Yaman pada hari yang sama membunuh tiga tentara Saudi di wilayah Jizan.
Arab Saudi, dengan dukungan Amerika Serikat, melancarkan agresi militer terhadap Yaman serta memberlakukan blokade darat, laut, dan udara pada bulan Maret 2015.
Perang di Arab Saudi dan sekutunya di Yaman telah menewaskan dan melukai puluhan ribu orang serta memaksa jutaan warga Yaman mengungsi. Namun baik rezim Al Saud maupun Amerika gagal mencapai tujuan mereka di Yaman karena perlawanan gigih rakyat Yaman.(MZ)