Yaman Bantah Berita Pendudukan Bandara al-Hudaydah oleh Agresor
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i58772-yaman_bantah_berita_pendudukan_bandara_al_hudaydah_oleh_agresor
Seorang anggota senior Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah membatah berita yang tersiar mengenai pendudukan bandara al-Hudaydah oleh pasukan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 17, 2018 01:36 Asia/Jakarta
  • Serangan udara Arab Saudi ke Yaman barat.
    Serangan udara Arab Saudi ke Yaman barat.

Seorang anggota senior Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah membatah berita yang tersiar mengenai pendudukan bandara al-Hudaydah oleh pasukan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi.

Ibrahim al-Obaidi dalam wawancara dengan Alalam mengatakan, pasukan yang berafiliasi dengan pasukan koalisi agresor terkepung dari tiga sisi: al-Fazah, al-Jah dan al-Duraihimi, bahkan pasukan itu terkepung sedemikian rupa sehingga bantuan dari tiga sisi itu tidak mungkin dilakukan, dan satu-satunya jalan untuk membantu mereka adalah melalui laut. Demikian dilansir Mehr News, Sabtu (16/6/2017).

 

Dia menambahkan, Amerika Serikat telah memberikan lampu hijau kepada koalisi pimpinan Arab Saudi untuk menyerang al-Hudaydah.

 

"Perang al-Hudaydah adalah perang Yaman melawan AS dan Inggris. Negara-negara anggota koalisi agresor ke Yaman tidak akan mungkin mampu mengatur perang seperti ini sendirian. Perang mati-matian ini akan berlanjut dalam jangka waktu yang lama," pungkasnya.

Pelabuhan al-Hudaydah

 

Sementara itu, juru bicara Ansarullah Yaman Mohammad Abdussalam mengatakan, saat ini operasi terfokus di wilayah al-Duraihimi dan beberapa daerah lainya, dan pasukan musuh dikepung dari depan dan belakang.

 

Dia menambahkan, kapal-kapal perang AS, Inggris dan Perancis telah berada di pantai Yaman untuk melakukan serangan dan operasi perang.

 

"Musuh dalam perang di pantai barat telah kehilangan nilai-nilai moral dan dimensi sosialnya. Oleh karena itu, mereka melancarkan propaganda dan perang psikologis," ujarnya.

 

Sejak hari Rabu, 13 Juni 2018, koalisi militer pimpinan Arab Saudi memulai serangan luas ke Yaman barat untuk menduduki Pelabuhan al-Hudaydah.

 

Serangan itu dilancarkan meski telah diperingatkan mengenai memburuknya kondisi kemanusiaan di Yaman.

 

Al-Hudaydah adalah jalur utama pengiriman bantuan kemanusiaan ke Yaman. PBB baru-baru ini menyatakan kekhawatiran atas perkembangan di kota al-Hudaydah.

 

Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lainnya, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015.

 

Pasukan agresor juga memblokade Yaman dari darat, laut dan udara, sehingga menambah penderitaan rakyat negara itu.

 

Invasi militer Saudi dan sekutunya ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa belasan ribu warga negara ini dan melukai puluhan ribu lainnya. (RA)