Reformasi Saudi Jadi Bahan Ejekan Media AS
-
Mohammad bin Salman
Koran New York Times menjadikan reformasi yang dicanangkan putera mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman sebagai bahan ejekan yang diwujudkan dalam bentuk karikatur.
Media terkemuka AS menyinggung hilang dan terbunuhnya jurnalis oposan rezim Al Saud, Jamal Kashoggi di konsulat Arab Saudi di Turki dalam bentuk karikatur yang dikaitkan dengan proses reformasi ala Mohammad bin Salman.
Dalam karikatur ini, seorang perempuan Arab Saudi digambarkan sedang berbicara, "Saya ingin mengemudi". Selain itu, digambarkan seorang pemuda ingin menonton film AS, dan seorang yang mengatakan, "Saya ingin menjadi wartawan yang hilang".
Pada dua Oktober lalu, Jamal Kashoggi dinyatakan hilang setelah masuk ke konsulat Arab Saudi di Istanbul. Beberapa hari setelahnya media massa internasional melaporkan jenazah jurnalis oposan rezim Al Saud ini dalam kondisi dipenuhi bekas penyiksaan.
Putera Mahkota Arab Saudi mencanangkan reformasi di negaranya, termasuk memberikan kebebasan kepada perempuan untuk mengemudi, dan menonton di bioskop. Tapi langkah permukaan tersebut tidak dibarengi dengan keseriusan untuk melakukan reformasi, bahkan sebaliknya rezim Al Saud semakin represif terhadap rakyatnya sendiri, terutama pihak oposisi.
Selama setahun terakhir, terutama setelah Mohammad bin Salman ditetapkan sebagai putera mahkota, puluhan orang pengusaha, ulama dan pangeran,serta akademisi di negara ini ditangkap dan dijebloskah ke penjara tanpa proses hukum yang jelas.(PH)