Upaya Melawan Kesepakatan Abad
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i70668-upaya_melawan_kesepakatan_abad
Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani menyampaikan pidato melalui video conference pada Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina, yang diadakan di kota Gaza, Kamis (30/5/2019).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 31, 2019 10:47 Asia/Jakarta
  • Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina.
    Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina.

Sekjen Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani menyampaikan pidato melalui video conference pada Konferensi Internasional Mendukung Intifadah Palestina, yang diadakan di kota Gaza, Kamis (30/5/2019).

Pertemuan ini digelar sehari sebelum peringatan Hari Quds Sedunia dengan tujuan mendukung perlawanan terhadap proposal Amerika, Kesepakatan Abad. Pada kesempatan itu, para komandan gerakan perlawanan Palestina memuji Republik Islam Iran atas dukungannya, dan menganggap dukungan ini telah memperkuat resistensi terhadap rezim Zionis Israel.

"Jika tidak ada dukungan dari Iran, kelompok-kelompok perlawanan Islam Palestina tidak akan memiliki kekuatan seperti sekarang ini," kata Yahya al-Sinwar, Kepala Biro Politik Hamas di Jalur Gaza pada konferensi tersebut.

Ali Shamkhani dalam pidatonya mengatakan, "Kami akan terus mendukung perlawanan, terutama di Palestina yang diduduki. Kami akan mendukung perlawanan terlepas dari tekanan politik atau sanksi ekonomi."

Hari ini kelompok perlawanan Palestina telah mempersempit ruang manuver rezim Zionis sehingga setiap kali Israel memulai perang baru di Gaza, dengan cepat mereka sendiri menghentikan perang itu.

Pengaruh gerakan perlawanan Palestina semakin besar dari waktu ke waktu. Pengaruh ini bahkan menciptakan kisruh politik di wilayah pendudukan dan membuat Benjamin Netanyahu gagal dalam membentuk kabinet baru.

Pawai Hari Quds Sedunia di Iran.

Resistensi rakyat Palestina ditambah dukungan Iran kepada mereka, telah mengubah perimbangan yang menguntungkan Palestina. Jika kondisi ini terus berlanjut, Amerika-Zionis mustahil bisa menerapkan Kesepakatan Abad.

Setelah kemenangan Revolusi Islam, Iran menetapkan Jumat terakhir setiap bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia dan bersikap proaktif dalam membela hak-hak Palestina, serta menolak segala kompromi dalam masalah Palestina.

Dalam 40 tahun terakhir, Iran selalu membela hak-hak rakyat Palestina dan Quds di forum-forum internasional serta memberikan dukungan moral dan materi kepada kelompok-kelompok perlawanan Palestina.

Sekarang dukungan kepada perlawanan Palestina harus diperkuat untuk melawan konspirasi AS dan beberapa rezim Arab, yang ingin memaksakan Kesepakatan Abad kepada bangsa Palestina.

Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina, Ziyad al-Nakhalah dalam konferensi Gaza, menyebut Kesepakatan Abad sebagai langkah awal untuk menguasai negara-negara Muslim dan di sini semua Muslim dunia berkewajiban melakukan perlawanan.

Saat ini perlawanan dan dukungan penuh semua pihak merupakan satu-satunya cara untuk melawan Kesepakatan Abad, yang menistakan semua hak-hak bangsa Palestina.

Peringatan Hari Quds Sedunia tahun ini dengan slogan "Menggagalkan Kesepakatan Abad dan Menegaskan Cita-cita Palestina, merupakan sebuah momen penting untuk mendukung perlawanan Palestina mulai dari Iran hingga ke negara-negara Muslim lainnya dan bahkan di negara-negara Eropa dan Amerika. (RM)