Jihad Islam: Instabilitas, Konsekuensi Kunjungan Netanyahu ke Saudi
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i87572-jihad_islam_instabilitas_konsekuensi_kunjungan_netanyahu_ke_saudi
Pejabat Departemen Media Gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan bahwa kunjungan Perdana Menteri Zionis ke Arab Saudi akan berdampak negatif bagi keamanan dan stabilitas kawasan.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Nov 24, 2020 11:01 Asia/Jakarta
  • Dawood Shahab, Pejabat Departemen Media Gerakan Jihad Islam Palestina
    Dawood Shahab, Pejabat Departemen Media Gerakan Jihad Islam Palestina

Pejabat Departemen Media Gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan bahwa kunjungan Perdana Menteri Zionis ke Arab Saudi akan berdampak negatif bagi keamanan dan stabilitas kawasan.

"Kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Arab Saudi merupakan pengkhianatan terhadap al-Quds dan awal untuk melancarkan agresi terhadap rakyat Palestina dan merusak cita-cita mereka," kata Dawood Shahab, pejabat Departemen Media Gerakan Jihad Islam Palestina. Demikian dilaporkan al-Mayadeen, Selasa (24/11/2020).

Dawood Shahab, Pejabat Departemen Media Gerakan Jihad Islam Palestina

"Amerika Serikat dan Israel berusaha untuk mengakhiri masalah regional demi proyek penjajahan rezim Zionis," ungkap Shahab.

Menurutnya, Zionis Israel dengan konspirasi normalisasi hubungan untuk mendapatkan kendali atas wilayah tersebut dan bahwa rezim Arab berusaha untuk mempertahankan takhta.

Sumber Zionis melaporkan pada hari Senin (23/11/) bahwa Perdana Menteri Israel dan beberapa pejabat Mossad diam-diam mengunjungi Arab Saudi saat lawatan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di Riyadh.

Terungkapnya kunjungan rahasia Netanyahu ke Arab Saudi dan pertemuannya dengan Putra Mahkota Bin Salman telah memicu gelombang reaksi negatif.