Chomsky: AS Tidak Ingin Krisis Ukraina Reda
https://parstoday.ir/id/news/world-i118612-chomsky_as_tidak_ingin_krisis_ukraina_reda
Pemikir AS, Noam Chomsky menilai kebijakan AS terhadap Rusia sebagai hambatan untuk meredakan ketegangan di Ukraina, dan Washington tidak menghendaki konflik antara Moskow dan Kyiv reda.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 09, 2022 08:40 Asia/Jakarta
  • Chomsky: AS Tidak Ingin Krisis Ukraina Reda

Pemikir AS, Noam Chomsky menilai kebijakan AS terhadap Rusia sebagai hambatan untuk meredakan ketegangan di Ukraina, dan Washington tidak menghendaki konflik antara Moskow dan Kyiv reda.

Noam Chomsky, yang dikenal sebagai salah satu intelektual terkemuka dunia hari Jumat (8/4/2022) mengatakan, "Sejak 2015, Amerika Serikat mempersenjatai dan melatih Ukraina melawan Rusia, dan memperlakukan Ukraina sebagai salah satu cabang dan pengikut NATO,".

"Posisi ini, yang menjadi kebijakan jelas dalam pernyataan resmi Presiden AS Joe Biden pada September 2021, mungkin telah memengaruhi keputusan Rusia untuk meningkatkan ketegangan di Ukraina, hingga memutuskan untuk melancarkan serangan langsung ke negara itu," ujar Chomsky.

"Kebijakan AS saat ini menggiring warga Ukraina berperang dengan Rusia dan pada saat yang sama tidak mengantisipasi cara untuk mencegah peristiwa tragis berlanjut. Bahkan, meruntuhkan harapan tersebut dengan hanya menempatkan dua cara upaya Putin keluar dari kondisi saat ini. Apakah dia diadili sebagai penjahat perang di pengadilan Den Haag atau kelanjutan dari situasi ini sampai kehancuran total Ukraina," tegasnya.

Mengenai hubungan strategis antara Rusia dan China, dia mengatakan tampaknya hubungan ini akan semakin kuat, meskipun tidak akan mencapai tingkat partisipasi Beijing dalam perang di Ukraina.

Chomsky juga mengatakan bahwa China dapat bekerja untuk memajukan prospek perjanjian damai melalui negosiasi di Ukraina, tetapi kepemimpinan China tampaknya tidak melihat keuntungan apa pun dalam melakukannya.(PH)