Pasukan Artileri Ukraina Kehabisan Amunisi
Wakil kepala intelijen angkatan bersenjata Ukraina mengatakan, militer Ukraina telah menggunakan hampir semua amunisi artilerinya dan sekarang menggunakan amunisi NATO.
The Guardian melaporkan, Vadim Skibitsky, Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina hari Jumat (10/6/2022) mengungkapkan kondisi persediaan amunisi Ukraina yang habis, dengan mengatakan, "Semuanya sekarang tergantung pada apa yang [Barat] berikan kepada kami. Ukraina memiliki satu peluru melawan 10 sampai 15 peluru Rusia,".
"Mitra Ukraina di Barat yang mengklaim memberikan bantuan militer hanya memasok sekitar 10 persen dari apa yang mereka miliki ke Kyiv," ujar pejabat militer Ukraina ini.
Skibitsky juga mengklaim rudal Rusia berkurang karena pasukannya melakukan lebih sedikit serangan rudal dan menggunakan rudal Soviet dari tahun 1970-an.
Pada bulan keempat setelah operasi militer Rusia ke Ukraina, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandatangani dekrit yang menjatuhkan sanksi kepada pejabat tinggi Rusia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin.(PH)