Inggris Akui Dukung AS Jarah Tanker Minyak Venezuela
Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bahwa angkatan bersenjata negara itu telah membantu Amerika Serikat dalam mencegat kapal tanker minyak yang terkait dengan Venezuela.
Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bantuan dalam mencegat kapal tanker Venezuela
Menurut Pars Today, Kementerian Pertahanan pada hari Rabu dalam sebuah pernyataan menyatakan bahwa London telah memberikan “dukungan fasilitatif” kepada Amerika Serikat.
Dukungan ini telah direncanakan sebelumnya dan mencakup penyediaan fasilitas penempatan serta dukungan bagi aset militer Amerika untuk mencegat kapal tanker yang terkait dengan Venezuela.
Pernyataan itu menambahkan bahwa kapal pendukung Angkatan Laut Inggris berpartisipasi dalam membantu pasukan Amerika untuk mengejar dan mencegat kapal tanker Bela 1, sementara Angkatan Udara Inggris memberikan dukungan pengintaian dan pengawasan udara.
Percakapan telepon antara Perdana Menteri Inggris dan Presiden Amerika Serikat
Dalam konteks ini, kantor Perdana Menteri Inggris mengeluarkan pernyataan bahwa Perdana Menteri Keir Starmer dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas operasi bersama kedua negara untuk mencegat kapal tanker Bela 1 di Samudra Atlantik, perang di Ukraina, serta operasi militer Amerika di Venezuela.
Rencana pengiriman pasukan ke Ukraina di bawah pengawasan Parlemen Inggris
Berita lain menyebutkan bahwa seiring meningkatnya kritik opini publik dan kelompok anti‑perang terhadap langkah Inggris dalam perang Ukraina, Perdana Menteri Keir Starmer menyatakan di Parlemen bahwa isu pengiriman pasukan ke Ukraina—yang disebut sebagai upaya melindungi kelangsungan perdamaian dan gencatan senjata—akan diajukan untuk pemungutan suara. Rencana ini dibawa ke Parlemen pada saat tekanan ekonomi dan sosial dalam negeri beberapa tahun terakhir telah memperkuat kritik terhadap biaya perang. Kelompok anti‑perang dan sejumlah arus politik menilai masyarakat Inggris sedang terbebani oleh krisis ekonomi dan melemahnya layanan publik, dan setiap langkah yang meningkatkan risiko keterlibatan dalam konflik dapat memperdalam perpecahan politik dan sosial.
Aksi dukungan bagi tahanan pro‑Palestina di Inggris
Selain itu, bersamaan dengan sidang pertama pemerintah dan Parlemen Inggris pada tahun baru 2026, sejumlah pegiat keadilan dan anggota keluarga pendukung Palestina yang dipenjara di Inggris menggelar demonstrasi di Lapangan Parlemen. Mereka memprotes pengabaian terhadap kondisi fisik berbahaya para tahanan yang telah melakukan mogok makan selama sekitar dua bulan sebagai bentuk penentangan terhadap pengiriman senjata ke Israel.
Keluarga para tahanan, mengutip dokter, menyatakan bahwa kondisi mereka kritis; beberapa telah dipindahkan ke rumah sakit karena memburuk, namun pemerintah dan Parlemen Inggris belum menanggapi kondisi maupun tuntutan mereka. Para tahanan ini—menurut keluarga mereka—dipenjara karena bersikeras menuntut penghentian ekspor senjata ke Israel, dan tuntutan mereka adalah penghentian apa yang mereka sebut sebagai genosida terhadap rakyat Palestina.(PH)