Standar Ganda London, Kutuk Demonstran Internal, Dukung Teror di Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i184270-standar_ganda_london_kutuk_demonstran_internal_dukung_teror_di_iran
Pars Today - Kerusuhan teroris Amerika-Zionis baru-baru ini di Iran, yang digambarkan sebagai yang paling brutal dari jenisnya, sekali lagi menunjukkan bagaimana media dan politisi Barat secara terang-terangan berupaya untuk menghancurkan Iran.
(last modified 2026-01-18T07:19:12+00:00 )
Jan 18, 2026 14:17 Asia/Jakarta
  • Kerusakan akibat aksi teroris di Iran
    Kerusakan akibat aksi teroris di Iran

Pars Today - Kerusuhan teroris Amerika-Zionis baru-baru ini di Iran, yang digambarkan sebagai yang paling brutal dari jenisnya, sekali lagi menunjukkan bagaimana media dan politisi Barat secara terang-terangan berupaya untuk menghancurkan Iran.

Kerusuhan teroris baru-baru ini di Iran tidak dapat dibandingkan dengan kerusuhan di negara-negara Barat, termasuk Inggris, tetapi membandingkan kerusuhan di negara ini dengan kerusuhan teroris baru-baru ini di Iran, di mana, selain pasukan yang melindungi nyawa dan harta benda rakyat, anggota masyarakat, termasuk pasukan bantuan, menjadi syahid  akibat tindakan teroris dalam keadaan yang paling keji, sungguh mengejutkan.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan di parlemen negara itu, "Kami sedang berbicara dengan sekutu kami untuk memberlakukan lebih banyak sanksi terhadap Iran."

Pernyataan Perdana Menteri Inggris ini muncul di saat kerusuhan musim panas lalu di negaranya, di mana tidak ada senjata di antara para demonstran dan tidak ada polisi atau pasukan keamanan yang mengalami kerusakan serius, tetapi pengadilan Inggris menggambarkan tindakan para perusuh sebagai kekerasan terorganisir dan terorisme jalanan serta menjatuhkan hukuman berat kepada para pelaku kerusuhan.

Misalnya, Levi Fishlag yang berusia 31 tahun dijatuhi hukuman 9 tahun penjara karena pembakaran, membahayakan nyawa individu, dan berpartisipasi aktif dalam kekerasan.

Berbeda dengan praktik mereka terkait Iran, yang sering menyensor tragedi yang disebabkan oleh perusuh teroris Iran, media Inggris juga membantu polisi terkait kerusuhan di Inggris untuk mempercepat proses pemulihan perdamaian di jalan-jalan kota-kota Inggris dengan mengidentifikasi dan menuntut para pelaku kerusuhan.

Bahkan setahun setelah kerusuhan tahun lalu, BBC melaporkan bahwa badan keamanan dan polisi Inggris masih berupaya menangkap puluhan perusuh untuk dijadikan pelajaran bagi mereka yang merencanakan tindakan anti-sosial dan kekerasan.

Namun, media milik negara Inggris, BBC, menunjukkan bahwa mereka tidak mengenal batas dalam menyembunyikan kebenaran tentang peristiwa di Iran dan lebih memilih untuk tidak hanya mengabaikan sepenuhnya semua tragedi yang disebabkan oleh para perusuh, tetapi juga untuk memprovokasi para pelakunya.(sl)