Piala Dunia 2026 Dimulai: Meksiko & Korsel Cetak Kemenangan Awal
-
Piala Dunia 2026
Pars Today - Upacara pembukaan Piala Dunia 2026 digelar dengan perpaduan musik dan pertunjukan yang terinspirasi dari budaya Meksiko.
Melansir Pars Today dari IRNA, 12 Juni 2026, Piala Dunia sepak bola edisi ke-23 ini untuk pertama kalinya diselenggarakan bersama oleh tiga negara: Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada, dengan kehadiran 48 tim dari seluruh dunia. Upacara pembukaan turnamen ini digelar pada Kamis (11/6) malam di Stadion Azteca yang bersejarah di Mexico City, Meksiko. Dalam upacara pembukaan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh besar sepak bola dunia, kelompok-kelompok musik dan pertunjukan dengan berbagai penampilan membuat para penonton yang hadir di stadion terbawa suasana.
Gol Pertama Piala Dunia untuk Meksiko
Tim Meksiko dan Afrika Selatan bertanding mulai pukul 22:30 waktu Tehran dalam laga pembuka, mengawali pertandingan pertama Piala Dunia sepak bola ini. Julián Quiñones, pemain tim nasional sepak bola Meksiko, pada menit ke-9 pertandingan ini berhasil mempersembahkan kebahagiaan kepada suporter tuan rumah dan mencetak gol pertama Piala Dunia 2026.
Korea Selatan Unggul atas Republik Ceko
Pada pertandingan kedua Piala Dunia sepak bola 2026, tim Korea Selatan dan Republik Ceko bertanding mulai pukul 05:30 waktu Tehran (Jumat) di Stadion Guadalajara, Meksiko. Pertandingan ini akhirnya berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk wakil Asia tersebut.
Piala Dunia 2026 adalah turnamen dengan banyak "pertama kali": pertama kali diadakan di tiga negara sekaligus, pertama kali diikuti 48 tim (ekspansi dari 32), dan pertama kalinya Stadion Azteca menjadi tuan rumah upacara pembukaan untuk ketiga kalinya dalam sejarah (setelah 1970 dan 1986). Gol cepat Quiñones di menit ke-9 bukan sekadar angka, ia adalah momen simbolis bagi Meksiko sebagai tuan rumah untuk menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar penyelenggara, tapi juga kontestan yang serius. Dan kemenangan Korea Selatan atas Republik Ceko menambahkan narasi menarik: wakil Asia kembali menunjukkan bahwa mereka bukan lagi "pelengkap" di panggung sepak bola dunia, tetapi kekuatan yang harus diperhitungkan.(Sail)