Mantan Menlu AS: Gedung Putih Trump Mirip Istana Saddam Saat Kejatuhannya
Hillary Clinton, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dari Partai Demokrat, mengkritik perubahan yang dilakukan di Gedung Putih pada pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan mengatakan bahwa Trump telah menjauh dari kenyataan serta berfokus pada hal-hal yang keliru.
Menurut Pars Today, mengutip Kantor Berita IRIB, Hillary Clinton, mantan Menteri Luar Negeri AS, dalam sebuah wawancara mengkritik perubahan tampilan Gedung Putih pada pemerintahan Presiden Donald Trump dan membandingkannya dengan suasana istana-istana rezim Ba'ath pada masa Saddam, diktator Irak yang telah digulingkan.
Clinton mengatakan, "Ini gila. Saya melihat foto Gedung Putih yang suasananya seperti Saddam. Ketika saya berada di Baghdad setelah jatuhnya Saddam, saya menghadiri sejumlah pertemuan. Saat itu saya masih seorang senator. Saya menghadiri beberapa pertemuan di istana-istana miliknya, dan tempat-tempat itu benar-benar mengingatkan saya pada apa yang sekarang kita lihat di Gedung Putih kita sendiri. Ini menyedihkan."
Ia menambahkan: "Menyedihkan bahwa Gedung Putih telah menjadi begitu vulgar dan berlebihan dalam kemewahan, dan ini merupakan cerminan dari kepribadian narsistik Donald Trump serta kebutuhannya untuk merasa penting."