Rusia: Ukraina Kehilangan Rp26 Triliun Ekspor Akibat Pelabuhan Tersumbat
https://parstoday.ir/id/news/world-i194990-rusia_ukraina_kehilangan_rp26_triliun_ekspor_akibat_pelabuhan_tersumbat
Pars Today - Rusia mengumumkan bahwa Ukraina, sejak 22 Juli hingga kini, telah kehilangan sekitar 1,75 miliar dolar AS dari pendapatan ekspornya akibat terhentinya aktivitas pelabuhan laut.
(last modified 2026-08-16T04:51:19+00:00 )
Aug 16, 2026 11:50 Asia/Jakarta
  • Kapal dagang
    Kapal dagang

Pars Today - Rusia mengumumkan bahwa Ukraina, sejak 22 Juli hingga kini, telah kehilangan sekitar 1,75 miliar dolar AS dari pendapatan ekspornya akibat terhentinya aktivitas pelabuhan laut.

Melaporkan IRNA dari kantor berita Rusia TASS, Minggu, 16 Agustus 2026, tiga pelabuhan komersial besar Ukraina, Odesa, Chornomorsk, dan Yuzhny, tidak digunakan. Data jadwal kedatangan kapal menunjukkan bahwa selama periode tersebut, tidak ada kapal dagang besar asing yang masuk ke pelabuhan-pelabuhan ini.

Laporan ini menyatakan bahwa transportasi melalui pelabuhan-pelabuhan di Sungai Donau, terutama pelabuhan Izmail Ukraina, atau transit melalui Moldova menuju pelabuhan Constanța di Rumania, tidak dapat menggantikan penutupan pelabuhan Odesa karena kapasitas angkut di jalur tersebut lebih kecil, dan gelombang panas yang terus berlanjut di Eropa juga telah mengganggu navigasi di Sungai Donau.

Akibatnya, ekspor produk pertanian Ukraina turun sekitar 60 persen, yang setara dengan lebih dari 2 miliar dolar AS per bulan. Ekspor bijih besi dan logam, yang nilainya mencapai sekitar 700 juta dolar AS per bulan, juga hampir sepenuhnya terhenti, karena hingga 90 persen ekspor tersebut dilakukan melalui pelabuhan-pelabuhan Odesa.

Data pelacakan kapal tidak mencakup muatan pasokan militer untuk angkatan bersenjata Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia secara teratur melaporkan penargetan kapal-kapal curah yang digunakan oleh militer Ukraina.

"Rusia melaporkan bahwa Ukraina kehilangan sekitar 1,75 miliar dolar AS pendapatan ekspor sejak 22 Juli akibat terhentinya aktivitas di tiga pelabuhan besar (Odesa, Chornomorsk, Yuzhny). Ekspor pertanian turun 60 persen (2 miliar AS per bulan), sementara ekspor bijih besi dan logam hampir berhenti total karena 90 persennya melalui pelabuhan Odesa."(Sail)