DGSE dan MI6: Di Balik Operasi Rahasia Ukraina di Rusia
-
Tentara Ukraina
Pars Today - Mingguan Prancis L'Express dalam sebuah laporan menulis bahwa Direktorat Intelijen Eksternal Prancis (DGSE) dan Dinas Intelijen Luar Negeri Inggris (MI6), bersama dengan Badan Intelijen Pusat Amerika (CIA), selama beberapa tahun terakhir telah berperan dalam pelatihan dan dukungan operasional bagi dinas intelijen Ukraina.
Melaporkan dari IRNA, Selasa, 18 Agustus 2026, L'Express, merujuk pada operasi rahasia Ukraina di wilayah Rusia, termasuk operasi "Spiderweb" (Jaring Laba-laba) pada Juni 2025, menulis bahwa dinas intelijen Ukraina, yang sejak 2014 telah dilatih dan didukung oleh CIA, juga telah memanfaatkan pengalaman dan dukungan dari beberapa negara Eropa. Dalam operasi "Spiderweb", lebih dari seratus drone yang diselundupkan ke Rusia dalam kontainer secara bersamaan menargetkan empat pangkalan udara negara tersebut, dan menurut klaim L'Express, sekitar 40 pesawat hancur.
Majalah ini, mengutip seorang pejabat senior intelijen Prancis, menulis bahwa negara-negara Baltik dan Belanda lebih banyak membantu Ukraina di bidang teknis, sementara DGSE dan MI6 memberikan dukungan di sektor operasional. Pasukan khusus Inggris dan Polandia juga, bersama dengan Amerika Serikat, berpartisipasi dalam pelatihan pasukan Ukraina.
L'Express di bagian lain laporannya mengklaim bahwa pasukan dari "Service Action" yang berafiliasi dengan DGSE dan komando angkatan laut Prancis berada di Ukraina.
Sebuah sumber di Staf Umum Angkatan Bersenjata Prancis membantah kehadiran pasukan terjun payung dari Resimen ke-13 (Dragons) di Ukraina, tetapi tidak berkomentar tentang kehadiran pasukan Service Action dan komando angkatan laut. Sumber ini mengaitkan kehadiran personel militer Prancis dengan tugas-tugas rutin kedutaan besar Prancis.
Laporan ini juga menyebutkan bahwa kerja sama antara Ukraina dan negara-negara Eropa telah menjadi hubungan dua arah, di mana pasukan Eropa, selain melatih pasukan Ukraina, juga pergi ke Ukraina untuk mendapatkan pengalaman dari medan perang, memahami metode operasi Rusia, dan mempelajari deteksi serta penggunaan drone dalam kondisi nyata.
"Majalah L'Express mengungkap bahwa DGSE (Prancis) dan MI6 (Inggris), bersama CIA, telah terlibat dalam pelatihan dan dukungan operasional bagi intelijen Ukraina, termasuk dalam operasi drone "Spiderweb" di Rusia pada Juni 2025 yang diklaim menghancurkan 40 pesawat. Negara-negara Baltik dan Belanda memberikan dukungan teknis, sementara pasukan khusus Inggris dan Polandia ikut melatih pasukan Ukraina."(Sail)