AS Setujui Penjualan Senjata $5,75 Miliar ke Arab Saudi
-
Presiden Donald Trump dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman
Pars Today - Bersamaan dengan tindakan teroris anti-Iran AS, Departemen Luar Negeri pemerintahan Trump menyetujui dua kontrak senjata senilai 5,75 miliar dolar untuk Arab Saudi.
Melaporkan dari Fars News, Sabtu, 05 September 2026, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan persetujuannya untuk dua penjualan militer ke Arab Saudi, yang mencakup amunisi berpandu udara-ke-darat.
Kontrak pertama, senilai 5 miliar dolar, adalah untuk memasok amunisi berpandu udara-ke-darat JDAM-ER dengan jangkauan yang ditingkatkan. Kontrak penjualan kedua, senilai 750 juta dolar, adalah untuk memasok mesin tank AGT-1500.
Departemen Luar Negeri AS telah mengeluarkan pemberitahuan terpisah kepada Kongres yang merinci kedua penjualan tersebut.
Menurut departemen tersebut, penjualan militer baru Washington ke Riyadh akan "meningkatkan keamanan Arab Saudi", dan ini akan melayani "tujuan keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS".
Departemen Luar Negeri AS, dalam pernyataannya, menggambarkan Arab Saudi sebagai "sekutu utama non-NATO" dan "kekuatan penstabil" di kawasan.
"AS menyetujui dua kontrak penjualan senjata besar ke Arab Saudi dengan total nilai 5,75 miliar dolar, yang mencakup amunisi berpandu JDAM-ER dan mesin tank AGT-1500. Penjualan ini dibenarkan sebagai cara untuk meningkatkan keamanan Saudi dan melayani kepentingan keamanan nasional AS. Ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional dan tindakan anti-Iran AS."(Sail)