Oliver Stone: Amerika Serikat Haus Perang !
Pembuat film terkenal Amerika Serikat dan peraih penghargaan Oscar, Oliver Stone, mengkritik berlanjutnya kebijakan pemerintah Amerika Serikat dalam memicu perang dan mengatakan bahwa Amerika Serikat haus akan perang.
Menurut Pars Today, mengutip Kantor Berita IRIB, Oliver Stone di “Casa del Cinema” (Rumah Sinema) di Roma, di sela-sela pemutaran filmnya yang dibuat pada 1989 berjudul “Born on the Fourth of July”, mengatakan: “Amerika Serikat haus akan perang dan pendekatan ini merupakan semacam kebutuhan bagi negara tersebut. Menurut saya, ini merupakan hal paling menyedihkan yang pernah saya lihat. Sebagian besar dari semua ini tidak masuk akal dan tidak berarti, dan negara kami telah sangat dirugikan olehnya.”
Stone, yang juga merupakan veteran Perang Vietnam, menyatakan bahwa pelajaran yang diperoleh dari perang-perang Amerika Serikat sebelumnya telah diabaikan.
Stone mengatakan bahwa Amerika Serikat telah mengambil pendekatan yang “jauh lebih militeristik” dan memperingatkan: “Saya berharap masyarakat mengingat film saya, menontonnya, dan mengingatnya. Jika tidak, kita akan terlibat dalam perang yang bahkan lebih besar dan lebih parah, perang yang akan membawa lebih banyak penderitaan dan rasa sakit.”
Sementara itu, Phillips Payson O’Brien, profesor Studi Strategis di Universitas St Andrews, Skotlandia, dalam sebuah artikel di majalah “The Atlantic” menulis bahwa era dominasi Amerika Serikat di panggung dunia telah berakhir.
Sejarawan dan pakar ilmu politik Amerika Serikat tersebut dalam artikel yang diterbitkan pada Rabu menulis: “‘Era Amerika’ yang dimulai setelah Perang Dunia II pada akhirnya akan berakhir.”
Menurut O’Brien, kekuatan militer Amerika Serikat, jaringan pangkalan dan sistem logistik global, serta kerja sama militer dan diplomatik negara tersebut di seluruh dunia, tidak cukup untuk mengalahkan Iran.
O’Brien memperkirakan bahwa tren kemunduran pengaruh global Amerika Serikat akan terus berlanjut. Ia menyimpulkan bahwa perang dengan Iran menunjukkan bahwa “era Amerika” telah “berakhir”.