Abdollahi: 7 Oktober 2023 Ubah Strategi Defensif Jadi Ofensif; Kemunduran Zionis Dipercepat
https://parstoday.ir/id/news/iran-i198164-abdollahi_7_oktober_2023_ubah_strategi_defensif_jadi_ofensif_kemunduran_zionis_dipercepat
Pars Today - Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya (Saw), menilai operasi penghancur musuh Badai Al-Aqsa melampaui imajinasi rezim palsu Zionis.
(last modified 2026-10-07T15:22:53+00:00 )
Okt 07, 2026 22:18 Asia/Jakarta
  • Abdollahi: 7 Oktober 2023 Ubah Strategi Defensif Jadi Ofensif; Kemunduran Zionis Dipercepat

Pars Today - Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya (Saw), menilai operasi penghancur musuh Badai Al-Aqsa melampaui imajinasi rezim palsu Zionis.

Menurut laporan Pars Today yang dikutip dari Kantor Berita IRIB, Mayor Jenderal Abdollahi, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran pada hari Rabu (7/10) dalam sebuah pesan pada kesempatan peringatan Operasi Badai Al-Aqsa menekankan: 7 Oktober 2023 mengubah strategi defensif front perlawanan menjadi strategi ofensif untuk pembelaan sah terhadap rakyat Palestina dan tanah milik mereka dan mempercepat kemunduran rezim perampas, pembunuh anak, dan zalim Zionis.

 

Di bagian lain pesan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran disebutkan: Musuh-musuh umat Islam khususnya Zionis yang kriminal dan tanpa tanah air harus tahu bahwa epik-epik para syuhada front perlawanan khususnya syuhada yang berkedudukan tinggi Haji Qasem Soleimani, Sayyid Hassan Nasrallah, Ismail Haniyeh, dan Yahya Sinwar akan berlanjut dan akan mengukir berakhirnya rezim pendudukan Al-Quds.

 

Mayjen. Abdollahi di akhir pesan ini menegaskan: Dengan karunia Ilahi, keinginan dan kebijaksanaan pemimpin syahid umat Yang Mulia Ayatullah al-Udzma Imam Khamenei (semoga Allah menyucikan jiwanya yang suci) dan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Yang Mulia Ayatullah Sayid Mojtaba Husaini Khamenei (semoga naungannya tetap abadi) dalam membela cita-cita suci Palestina dan front perlawanan akan berlanjut hingga pembebasan Al-Quds yang mulia. (MF)