Malaysia Waspadai Pengungsi Timteng yang Masuk dari Sulu
Kementerian Pertahanan Malaysia menyatakan bahwa kedatangan pengungsi Irak dan Suriah melalui perairan Sulu di Filipina Selatan bisa menimbulkan ancaman baru bagi Kuala Lumpur.
Seperti dikutip IRNA, Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein pada Rabu (9/11/2016) mengatakan, masalah ini telah menjadi perhatian utama kementerian, karena perairan Sulu bisa dilihat sebagai daerah potensial untuk membentuk zona militan Islam.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah pasukan Irak dan Suriah mulai menggempur kota Mosul dan Raqqa sebagai basis utama kelompok teroris Daesh.
"Ada kemungkinan bahwa beberapa dari mereka akan membangun kawasan Islamiyah baru di wilayah kami," ujarnya.
Masalah tersebut, tegas Hishammuddin, akan dibahas selama pertemuan dengan para pemimpin lain di kawasan seperti menteri pertahanan Filipina dan Thailand.
Tahun lalu, Perdana Menteri Najib Tun Razak mengumumkan di PBB bahwa Malaysia siap untuk menerima 3.000 pengungsi Suriah.
Wilayah Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir kedatangan ribuan pengungsi yang masuk ke wilayah itu secara tidak teratur. (RM)