Rusia Khawatirkan Perluasan Pengaruh Daesh di Afghanistan
-
anggota Taliban
Rusia menyatakan khawatir atas eskalasi militansi di Afghanistan, dan memperingatkan bahwa kelompok teroris Takfiri Daesh memperluas pijakan ke negara yang dilanda konflik bersenjata itu.
Kementerian Luar Negeri Rusia meriis pernyataan pada hari Sabtu (5/02/2017) menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri Afghanistan, Salahuddin Rabbani, ke Moskow karena pada tanggal 7 Februari mendatang.
"Kami memonitor dengan seksama situasi keamanan di Afghanistan, dan kami mengkhawatirkan eskalasi pertempuran dan aksi terorisme kelompok bersenjata," demikian disebutkan kemenlu Rusia.
Lebih lanjut ditambahkan bahwa "kekhawatiran luas itu disebabkan oleh penyebaran pengaruh" Daesh.
Di bagian lain pernyataan itu, Kementerian Luar Negeri Rusia juga menyoroti pentingnya hubungan antara Moskow dan Kabul di bidang teknologi dan militer serta menegaskan dukungan Rusia terhadap proses rekonsiliasi Afghanistan.
Afghanistan telah dilanda militansi yang dipimpin Taliban serta invasi AS dan sekutunya pada 2001.
Dalam beberapa waktu terakhir, Afghanistan menyaksikan lonjakan serangan teroris meski pun kehadiran ribuan tentara asing di negara tersebut.
Memanfaatkan kekacauan yang terjadi, Daesh berupaya memperluas kehadirannya di beberapa provinsi Afghanistan, khususnya Nangarhar.(MZ)