Turki Kritik Keputusan Arab Saudi terhadap IUMS
https://parstoday.ir/id/news/world-i47249-turki_kritik_keputusan_arab_saudi_terhadap_iums
Pemerintah Turki mengkritik keputusan Arab Saudi dan sekutunya karena memasukkan nama Persatuan Ulama Muslim Dunia (IUMS) ke dalam daftar organisasi teroris.
(last modified 2026-07-29T04:05:44+00:00 )
Nov 25, 2017 09:19 Asia/Jakarta
  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.
    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Pemerintah Turki mengkritik keputusan Arab Saudi dan sekutunya karena memasukkan nama Persatuan Ulama Muslim Dunia (IUMS) ke dalam daftar organisasi teroris.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (24/11/2017) malam, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, keputusan tersebut "menyedihkan" yang diambil atas dasar tuduhan tak berdasar. Demikian dikutip laman Farsnews.

Pada Kamis lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain mengatakan bahwa dalam kerangka melawan terorisme dan memberantas sumber pendanaannya, dua organisasi "Persatuan Ulama Muslim Dunia (IUMS)" dan "Dewan Islam Dunia" bersama dengan 11 anggota mereka telah dimasukkan dalam daftar teroris.

IUMS dibentuk pada tahun 2004 di bawah pimpinan Syeikh Yusuf al-Qaradawi dan dengan partisipasi sebagian ulama. Al-Qaradawi saat ini menetap di Qatar.

Hubungan Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir dengan Qatar memanas setelah tersiar pernyataan yang dikaitkan dengan Emir Qatar, Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani, yang mendukung Iran dan mengkritik Saudi.

Keempat negara tersebut kemudian memutus hubungan diplomatik mereka dengan Doha atas alasan dukungan Qatar terhadap terorisme.

Qatar berulang kali menolak tuduhan itu dan menegaskan bahwa tindakan Arab Saudi dan sekutunya bertujuan untuk merongrong independensi politik Doha, karena tidak mau mengikuti kebijakan Riyadh. (RM)