Trump Dianggap Tidak Mampu Atasi Korea Utara
-
Korea Utara pada Rabu kemarin, berhasil menguji sebuah rudal balistik antar-benua, yang mampu menjangkau seluruh Amerika.
Media Amerika menganggap serangan verbal Presiden Donald Trump terhadap Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un sebagai bentuk kemarahan Washington karena gagal menangani kegiatan rudal dan nuklir Pyongyang.
Laman USA Today pada Kamis (30/11/2017) menulis, Trump dalam sebuah pernyataan pada Rabu kemarin, menyerang pemimpin Korea Utara dengan kalimat "anak anjing yang sakit," dan penggunaan kata-kata kasar ini mengindikasikan ketidakmampuan dan rasa frustasi Trump dalam mengatasi krisis di Semenanjung Korea.
Ini bukan pertama kalinya Trump menggunakan kata-kata kasar terhadap Kim. Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, Presiden AS juga menyebut Kim sebagai "manusia roket mini" dan mengancam akan menghancurkan Korea Utara. Pernyataan ini mengundang banyak reaksi negatif di dalam dan di luar Amerika.
Trump dalam sebuah komentar di kota St. Charles, Missouri, menyebut pemimpin Korea Utara sebagai "anak anjing yang sakit."

Komentar tidak sopan ini dibuat satu hari setelah uji coba rudal balistik oleh Korea Utara.
Pyongyang mengatakan, pihaknya berhasil menguji sebuah rudal balistik antar-benua, yang mampu menjangkau seluruh wilayah Amerika sebagai respon atas tekanan dan ancaman Washington.
Korea Utara menegaskan akan melanjutkan uji coba rudalnya selama AS terus menebarkan ancaman. (RM)