Upaya Trump Hidupkan Dominasi AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i48407-upaya_trump_hidupkan_dominasi_as
Bersamaan dengan tersebarnya dokumen strategis keamanan nasional Amerika, Presiden negara ini, Donald Trump dalam sebuah statemennya menyatakan prioritas pemerintahannya adalah memajukan strategi ini.
(last modified 2026-06-06T16:42:11+00:00 )
Des 19, 2017 15:53 Asia/Jakarta

Bersamaan dengan tersebarnya dokumen strategis keamanan nasional Amerika, Presiden negara ini, Donald Trump dalam sebuah statemennya menyatakan prioritas pemerintahannya adalah memajukan strategi ini.

Presiden AS menyebutkan prioritas strategi keamanan nasional di pemerintahannya saat ini, dan di antaranya adalah membela Amerika dari dalam, melawan ideologi radikal, memajukan ekonomi, menjaga perdamaian melalui kekuatan dan terakhir menyebarkan pengaruh Amerika di dunia.

Image Caption

Sama seperti saat berkampanye di pilpres, Trump kembali menuding pemerintahan sebelumnya lemah, tidak kompeten dan lalai serta mengklaim kondisi menyedihkan Amerika telah berubah sejak dirinya tiba di Gedung Putih pada 20 Januari 2017. Trump juga menekankan slogan America first (utamakan AS) dan mengatakan seluruh keputusan pemerintahannya baik di tingkat dalam negeri atau luar negeri akan bertumpu pada slogan ini. Di statemen ini, Iran dan Korea Utara dinilai sebagai musuh dan Rusia serta Cina menjadi rival utama Amerika.

Namun begitu, retorika Trump serta dokumen 68 halaman strategi keamanan nasional AS bila dibanding dengan pidato sebelumnya serta dokumen lama strategi keamanan nasional, tidak banyak perbedaan. AS masih meyakini dirinya lebih unggul dari negara lain sehingga wajar jika Washington mendominasi dunia serta memaksakan nilai-nilainya kepada pihak lain.

Selain itu, di doktrin strategi saat ini dan sebelumnya Amerika, negara ini dicitrakan sebagai simbol kebaikan, perdamaian dan dermawan. Adapun negara atau ideologi yang menolak supremasi Amerika harus ditindak baik melalui sisi ekonomi maupun militer.

Donald Trump

Meski demikian berbeda dengan upaya Trump untuk mencitrakan positif kondisi Amerika, negara ini menderita kelemahan struktural yang mendalam. Kemiskinan mencapai titik yang mengkhawatirkan. Kecanduan konsumerisme mencekik nafas negara ini dan mengubah Amerika dari kriditur dunia di pertengahan abad lalu menjadi debitur terbesar dunia di awal abad ini.

Selain itu, penekanan terus menerus akan militerisme dan pengiriman militer ke berbagai penjuruh dunia mendorong proses penguatan kemampuan nasional Amerika dari dalam mengalami kerusakan dan negara ini di luar negeri menjadi negara yang tidak populer serta dijauhi pihak lain. Contoh dari keterkucilan Amerika di dunia adalah suara 14 anggota Dewan Keamanan PBB dalam mengecam keputusan Trump yang mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibukota rezim Zionis Israel.

Bagaimana pun juga, berbeda dengan pidato Trump yang menjadi indikasi kecenderungan perubahan di kepemimpinan negara ini, kinerja satu tahun presiden Amerika kontroversial ini menunjukkan bahwa pemerintah AS saat ini cenderung ingin mengulang kesalahan masa lalu dan bahkan bisa lebih besar lagi kesalahan yang bakal dilakukan pemerintah Washington saat ini.

Hina Shamsi, direktur Proyek Keamanan Nasional American Civil Liberties Union saat mengkritik pidato Trump dan strategi keamanan nasional AS mengatakan, mengingat isyarat kosong terkait hak dan aturan hukum, dokumen strategis ini sepertinya tidak harus dianggap serius, karena dalam prakteknya setiap hari kita menyaksikan langkah pemerintah Trump yang melanggar hukum dengan kedok keamanan nasional. (MF)