Korut Tuding AS Sedang Persiapkan Serangan Pre-emptive
-
rudal ICBM pertama Korea Utara
Korea Utara menuding Amerika Serikat "sedang mengerahkan aset besar nuklirnya" di Semenanjung Korea dan mempersiapkan serangan pre-emptive potensial terhadap Pyongyang.
Diplomat Korea Utara Ju Yong Chol pada Konferensi Perlucutan Senjata yang disponsori PBB di kota Jenewa, Swiss, Selasa (0/2/2018) mengatakan, Washington berusaha memperparah situasi di Semenanjung Korea dengan menempatkan aset nuklir guna mempersiapkan kemungkinan serangan pre-emptive.
Dikatakannya, "Mengingat sifat dan skala pasukan tambahan militer AS, mereka dirancang untuk melancarkan serangan pre-emptive terhadap Korea Utara."
Lebih lanjut dijelaskannya, "Para pejabat AS termasuk menhan dan Direktur CIA berulang kali berbicara soal ancaman nuklir dan rudal Korea Utara untuk membenarkan argumen mereka mengenai opsi militer dan konsep baru dari apa yang disebut 'bloody nose', sebuah serangan pre-emptive terbatas terhadap Korea Utara yang sedang dipertimbangkan pemerintah AS."(MZ)