Uni Eropa Perpanjang Sanksi terhadap Suriah
-
Uni Eropa
Uni Eropa memperpanjang sanksi terhadap Suriah untuk satu tahun lagi.
Menurut laporan AFP dari Brussels, menteri-menteri luar negeri Uni Eropa dalam sidang hari Senin di Brussels mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan penerapan sanksi Uni Eropa terhadap sejumlah pejabat pemerintah Suriah akan diperpanjang hingga 1 Juni 2019.
Dalam pernyataan ini disebutkan, penerapan sanksi ini dikarenakan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah, hal yang berbeda dengan laporan lembaga-lembaga indpenden.
Pernyataan UE ini mencantumkan sejumlah nama para pejabat Suriah yang bekerjasama dengan pemerintah negara ini dan memblokir aset-aset mereka di negara-negara anggota Uni Eropa dengan alasan bekerjasama dengan pemerintah.
Sesuai dengan laporan ini, ada 67 perusaahaan Suriah yang asetnya diblokir di Uni Eropa.
Kubu oposisi dan negara-negara Eropa menuduh pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia dalam konflik senjata dengan para milisi bersenjata. Sementara pemerintah Suriah selalu membantah penggunaan senjata kimia terhadap para oposan dan milisi bersenjata.
Negara-negara Barat dan Arab anti Suriah dan Amerika sejak 7 tahun lalu dengan tujuan melengserkan pemerintah sah Suriah mengirim puluhan ribu teroris dari pelbagai negara di dunia dan mendukung mereka dengan senjata modern, finansial dan intelijen.