Sebelum Kebijakan Tarif Dicabut, Eropa Tolak Dialog dengan AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i60112-sebelum_kebijakan_tarif_dicabut_eropa_tolak_dialog_dengan_as
Menteri Ekonomi dan Keuangan Perancis, Bruno Le Maire, Sabtu (21/7) malam di sela pertemuan anggota G20 kepada wartawan mengatakan, selama Amerika Serikat masih menerapkan kebijakan tarif atas baja dan alumunium dan tidak mencabutnya, maka Uni Eropa tidak akan bersedia merundingkan kesepakatan perdagangan bebas dengan Washington.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 22, 2018 07:09 Asia/Jakarta
  • Bruno Le Maire
    Bruno Le Maire

Menteri Ekonomi dan Keuangan Perancis, Bruno Le Maire, Sabtu (21/7) malam di sela pertemuan anggota G20 kepada wartawan mengatakan, selama Amerika Serikat masih menerapkan kebijakan tarif atas baja dan alumunium dan tidak mencabutnya, maka Uni Eropa tidak akan bersedia merundingkan kesepakatan perdagangan bebas dengan Washington.

Pertemuan dua hari menteri-menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara anggota G20 di Buenos Aires, Argentina dibuka secara resmi hari Ahad (22/7).

IRNA (22/7) melaporkan, Le Maire menegaskan, pencabutan kebijakan tarif impor baja dan alumunium oleh Amerika adalah langkah pertama untuk memulai dialog dagang.

"Selama moncong senjata masih diarahkan ke kepala kami, kami tidak akan pernah bersedia melakukan perundingan," tegasnya. 

kebijakan tarif impor Trump

Menteri Keuangan Perancis menambahkan, perang dagang ini telah membinasakan lapangan kerja dan memberikan tekanan keras pada perekonomian global.

Menurut Le Maire, kebijakan tarif pemerintah Amerika mematuhi "hukum rimba" dan menuturkan, kami meminta Amerika untuk mengamati situasi secara lebih rasional, menghormati pembangunan dunia dan sekutu-sekutunya sendiri.

Sebelumnya, Direktur Dana Moneter Internasional, IMF, Christine Lagarde memperingatkan dampak penerapan kebijakan tarif impor oleh Amerika terhadap perdagangan dunia.

Bulan lalu, Presiden Amerika mengeluarkan perintah penambahan tarif impor baja dan alumunium ke negaranya. (HS)