Keinginan Taliban Bubarkan Militer Afghanistan
https://parstoday.ir/id/news/world-i68084-keinginan_taliban_bubarkan_militer_afghanistan
Wakil Kedua Presiden Afghanistan mengatakan, Taliban harus mengubur angan-angannya untuk membubarkan angkatan bersenjata Afghanistan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 04, 2019 09:47 Asia/Jakarta
  • Sarwar Danesh
    Sarwar Danesh

Wakil Kedua Presiden Afghanistan mengatakan, Taliban harus mengubur angan-angannya untuk membubarkan angkatan bersenjata Afghanistan.

Sarwar Danesh menuturkan, Taliban di satu sisi menyerukan perdamaian sementara di sisi lain berharap membubarkan angkatan bersenjata Afghanistan, dan dengan melancarkan teror, kelompok teroris itu ingin melemahkan semangat militer negara ini.

Pejabat Afghanistan itu menegaskan, aparat keamanan sejak 18 tahun lalu terus berjuang dan setelah ini pun juga akan tetap melindungi rakyat dan integritas teritorial negara sampai dicapai perdamaian yang mulia, adil dan kokoh.

Sebelumnya juru bicara Kantor Politik Taliban di Qatar mengatakan, jika pasukan asing terutama Amerika Serikat ditarik dari Afghanistan, maka seluruh pasukan Taliban akan bergabung dengan angkatan bersenjata negara ini.

Pernyataan Wakil Presiden Afghanistan yang menyebut Taliban harus mengubur angan-angan untuk membubarkan militer Afghanistan disampaikan dalam rangka mereaksi statemen ketua delegasi juru runding Taliban dengan Amerika, Mohammad Abbas Stanakzai.

Stanakzai sebelumnya mengatakan, Taliban tidak akan mengakui pemerintah Afghanistan dan berharap angkatan bersenjata negara ini dibubarkan untuk mencapai sebuah kesepakatan.

Pasca disampaikannya statemen pejabat Taliban itu protes luas bermunculan dari berbagai kalangan di Afghanistan.

Taliban

Ketua Dewan Solidaritas Partai Jamiat-i Islami (JI), Sayed Ibrahim Emad menuturkan, ide pembubaran militer Afghanistan oleh salah satu anggota Taliban adalah pesanan agen intelijen kawasan terutama dinas intelijen pusat Pakistan. Militer adalah jantung rakyat Afghanistan dan selama ini berhasil meraih sejumlah prestasi membanggakan di tingkat nasional dan ide pembubaran ini tampak seperti sebuah permintaan yang berbau permusuhan.

Ide pembubaran militer Afghanistan oleh Taliban terlihat kontradiktif karena keberadaan angkatan bersenjata bagi sebuah negara selain tidak bertentangan dengan proses perdamaian, bahkan dapat menjamin keamanan dan stabilitas.

Oleh karena itu sikap pejabat Taliban terkait pembubaran militer Afghanistan tidak rasional dan tidak berada dalam kerangka kepentingan nasional negara ini.

Namun hingga kini belum terlihat reaksi Taliban atas jabawan pedas pemerintah Afghanistan terkait ide tersebut.

Sepertinya Taliban dalam beberapa bulan terakhir menerapkan strategi yang berbeda dari sebelumnya seputar proses perdamaian dan dialog guna mengakhiri perang di Afghanistan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Taliban berulangkali menegaskan amandeman undang-undang dasar Afghanistan dan pembentukan pemerintahan darurat untuk menyusun ulang konstitusi serta menyelenggarakan pemilu, namun selalu ditolak oleh pemerintah dan rakyat negara ini.

Taliban sendiri dalam perundingan terbaru dengan delegasi Amerika menuntut penarikan pasukan asing dari Afghanistan. (HS)