Menlu Rusia: Jaishul Islam dan Ahrar al-Sham Sejalan dengan Daesh
Menteri Luar Negeri Rusia menyebut kelompok-kelompok teroris yang memperoleh dukungan dari Arab Saudi di Suriah selaras dengan kelompok teroris Takfiri Daesh.
Sergei Lavrov pada Sabtu (23/4/2016) mengatakan, Jaishul Islam dan Ahrar al-Sham –di mana para wakil mereka berpartisipasi dalam perundingan damai Suriah di Jenewa– dalam prakteknya setuju dengan pandangan kelompok teroris Daesh. Demikian dilansir IRNA mengutip Sputnik.
Ia menambahkan, kelompok-kelompok ini sejalan dengan strategi anti-kemanusiaan yang dilakukan oleh Daesh dan Front al-Nusra.
Menlu Rusia juga mereaksi pembentukan organisasi yang menamakan diri sebagai Komite Tinggi Perundingan di luar perundingan damai Suriah di Jenewa.
Lavrov mengatakan, sejumlah pemberontak telah keluar dari perundingan Jenewa dan sebagian kelompok teroris termasuk Jaishul Islam ada di sana.
Berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB dan kesepakatan antara Rusia dan Amerika Serikat, kelompok teroris Daesh dan Front al-Nusra tidak termasuk dalam perjanjian gencatan senjata di Suriah dan mereka tidak berpartisipasi dalam perundingan damai di Jenewa.
Kegagalan konspirasi AS dan front Arab-Barat terhadap pemerintah sah Suriah telah menyebabkan Barat terutama AS menerima strategi Rusia dan Iran yaitu gencatan senjata. Hingga sekarang kelompok-kelompok teroris di Suriah yang didudukung Arab Saudi telah berulang kali melanggar pernjanjian tersebut. (RA)