Turki dan Iran Bentuk Mekanisme Perdagangan
-
Menlu RII Mohammad Javad Zarif (kiri) dan Menlu Turki Mevlut Cavusoglu.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan, untuk melawan sanksi Amerika Serikat akan dibentuk program dan mekanisme baru perdagangan seperti Instrument in Support of Trade Exchanges (INSTEX) dengan Republik Islam Iran.
Seperti dilaporkan Reuters, Mevlut Cavusoglu pada Rabu (17/4/2019) menekankan kembali penentangan Turki terhadap sanksi Amerika Serikat terhadap Iran. Dia menuturkan, pemerintah Ankara dan Tehran perlu melanjutkan upaya untuk meningkatkan volume perdagangan kedua negara agar bisa mencapai volume perdagangan senilai 30 miliar dolar pertahun, yaitu tiga kali lipat volume perdagangan saat ini.
Oktober 2017, Bank Sentral Iran dan Turki setelah menentukan Euro sebagai mata uang perdagangan, secara resmi sepakat menggunakan mata uang masing-masing di perdagangan bilateral.
Perancis, Inggris dan Jerman baru-baru ini meluncurkan mekanisme perdagangan baru INSTEX di mana perdagangan Iran dan negara-negara Eropa akan dilanjutkan tanpa menggunakan dolar.
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyebut peluncuran INSTEX oleh Eropa sebagai langkah awal dan mengatakan, pekan lalu di Iran telah diluncurkan mekanisme yang sesuai dan kini Eropa tidak lagi memiliki alasan untuk tidak memulai langkahnya.
Zarif menambahkan, Eropa harus membutuhkan banyak waktu untuk berusaha dan beraktivitas, sehingga mampu menjalankan komitmennya. Mereka sangat tertinggal, dan mereka tidak boleh menganggap bahwa Republik Islam Iran akan menunggu mereka. (MF)