Filipina Ancam akan Putus Kerja Sama Militer dengan AS
-
Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam Washington akan mengakhiri kesepakatan militer dan manuver gabungan tahunan dengan negara ini.
Seperti dilaporkan AFP, Rodrigo Duterte Jumat (24/01) memperingatkan, jika Amerika tidak memperpanjang visa kunjungan kepala polisi Filupina yang bekerja sama dengan dirinya dan mengawasi perang terhadap penyelundupan narkotika, maka ia akan mengakhiri kesepakatan militer yang menjadi alasan penyelenggaraan manuver tahunan gabungan dengan militer Amerika.
Ini merupakan ancaman terbaru presiden Filipina terkait penurunan atau pemutusan hubungan dengan Amerika Serikat.
Presiden Filipina menggulirkan ancaman ini setelah Ronald Dela Rosa, mantan kepala kepolisian nasional negara ini menyatakan, Amerika membatalkan visanya, namun tidak menyebutkan alasannya. (MF)