Ilhan Omar: Arab Saudi Pengekspor Terorisme Terbesar di Dunia
https://parstoday.ir/id/news/world-i81484-ilhan_omar_arab_saudi_pengekspor_terorisme_terbesar_di_dunia
Ilhan Omar, anggota Kongres Muslim Amerika Serikat hari Senin (18/05/2020) menyebut Arab Saudi sebagai pengekspor terorisme terbesar di dunia.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
May 19, 2020 08:43 Asia/Jakarta
  • Ilhan Omar, Anggota Kongres AS
    Ilhan Omar, Anggota Kongres AS

Ilhan Omar, anggota Kongres Muslim Amerika Serikat hari Senin (18/05/2020) menyebut Arab Saudi sebagai pengekspor terorisme terbesar di dunia.

Menurut laporan IRNA, Ilhan Omar mereaksi hasil penyidikan Polisi Federal Amerika Serikat terkait peristiwa penembakan di pangkalan militer Pensacola di negara bagian Florida di laman Twitter-nya dan menulis, "Arab Saudi mengirim seorang teroris ke Amerika Serikat untuk berlatih bersama tentara kita, tetapi sebagian besar pemimpin Amerika Serikat menutupi Arab Saudi dan hubungannya dengan serangan lain di Amerika Serikat."

Kepada para pejabat Gedung Putih, Ilhan Omar menyatakan, "Mengapa Washington tidak dapat menjawab terkait pengekspor terorisme terbesar di dunia?"

Ilhan Omar, Anggota Kongres AS

Kejaksaan Agung Amerika Serikat hari Senin (18/05/2020) mengumumkan bahwa berdasarkan penyidikan yang dilakukan polisi federal negara ini, ada bukti  bahwa peristiwa penembakan mematikan yang dilakukan seorang perwira Saudi di pangkalan militer AS di Pensacola di negara bagian Florida yang terjadi akhir tahun lalu telah diatur oleh kelompok teroris al-Qaeda.

Mohammed Saeed al-Shamrani, warga Arab Saudi yang ditugaskan ke Amerika Serikat untuk menyelesaikan pendidikan pilot, melepaskan tembakan pada hari Jumat, 6 Desember 2019, di pangkalan Angkatan Laut AS di Pensacola yang menewaskan tiga orang.

Ini bukan pertama kalinya bahwa warga Saudi telah melakukan tindakan teroris di tanah Amerika.

Pada pagi hari tanggal 11 September 2001, 15 warga negara Saudi, bersama empat lainnya, membajak empat pesawat penumpang di langit dan melakukan serangan teroris terbesar dalam sejarah AS.

Warga Saudi ini menyerang menara kembar World Trade Center di New York dan Pentagon di Washington DC, menewaskan hampir 3.000 orang.

Peristiwa 11 September 2001, memicu atmosfer anti-Saudi yang kuat di Amerika Serikat, tetapi politisi Amerika menutup mata terhadap pemikiran dan tindakan teroris Arab Saudi karena tingginya kebutuhan mereka akan minyak dan sumber daya keuangan.