Lintasan Sejarah 29 November 2017
Hari ini, Rabu tanggal 29 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 10 Rabiul Awal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 8 Azar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Rasulullah Saw Menikah dengan Khadijah
1467 tahun yang lalu, tanggal 10 Rabiul Awal 28 tahun sebelum Hijrah, Muhammad Saw menikah dengan Khadijah binti Khuwailid, seorang bangsawan kaya di kota Mekah.
Khadijah dikenal sebagai perempuan yang suci dan beriman sehingga dijuluki dengan nama Thahirah atau suci. Setelah Muhammad Saw diangkat Allah sebagai Rasul-Nya, Khadijah-lah perempuan pertama yang beriman kepada Islam. Setelah itu, seluruh beliau menyumbangkan seluruh hartanya demi penyebaran Islam.
Kesetiaan dan pengabdian Khadijah kepada Rasulullah sedemikian besarnya sehingga bertahun-tahun setelah Khadijah meninggal, Rasulullah masih terus mengenangnya dan menyebut-nyebut kebaikannya.
Ayatullah Araki Meninggal Dunia
23 tahun yang lalu, tanggal 8 Azar 1373 HS, Ayatullah Araki meninggal dunia dalam usia 100 tahun.
Syeikh al-Fuqaha wa al-Mujtahidin Ayatullah al-Udzma Sheikh Mohammad Ali Moslehi Araki dimakamkan di komplek makam suci Sayidah Fathimah Maksumah as di Qom di samping guru-gurunya. Beliau dilahirkan di kota Arak pada 1273 HS. Beliau sejak usia 11 tahun secara serius mempelajari ilmu-ilmu keislaman pada guru-guru besar di masanya. Beliau belajar kepada ulama besar seperti Ayatullah Sayid Abdulkarim Hairi Yazdi dan Mohammad Taqi Khonsari. Setelah itu beliau mengajarkan ilmunya kepada murid-muridnya.
Ayatullah Araki selama 35 tahun memiliki kelebihan menjelaskan masalah-masalah rumit dalam tema-tema kuliahnya dengan bahasa yang mudah dan lugas. Selama itu pula beliau berhasil mendidik banyak murid yang kelak menjadi ulama besar saat ini seperti Aytollah Mohammad Taqi Sotoudeh, Ali Panah Eshtehardi, Jalal Taher Shams Golpaygani, Mohsen Harampanahi, Mohammad Alavi Gorgani, Sayid Mohsen Kharrazi, Ali Karimi Jahroumi, Reza Ostadi, Morteza Moghtadai, Mohammad Taqi Misbah Yazdi, dan puluhan murid lainnya.
Ayatullah Araki memberikan dukungan dalam pelbagai periode Revolusi Islam dan beliau punya perhatian khusus kepada Imam Khomeini ra. Di antara karya-karya Ayatullah Araki berjudul "Risalah fil Ijtihad wal Taklid" dan "Hasiye bar Urwatul Wutsqa" atau penjelasan atas kitab Urwatul Wutsqa.
Majelis Umum PBB Mengesahkan Pembagian Palestina
70 tahun yang lalu, tanggal 29 November 1947, Majelis Umum PBB yang berada di bawah pengaruh negara-negara Barat, dengan suara mayoritas sederhana, menyetujui pembagian tanah Palestina untuk dua pemerintah, yaitu Palestina dan Zionis.
Berdasarkan keputusan ini pula, wilayah Baitul Maqdis dinyatakan sebagai zona internasional.
Resolusi yang secara resmi mengakui berdirinya pemerintah Zionis di tanah pendudukan Palestina ini menimbulkan kemarahan negara-negara Arab. Dengan alasan menolak rencana PBB itu, Inggris pada tahun 1948 menarik pasukannya dari Palestina. Namun, sesungguhnya aksi Inggris ini adalah untuk mempersiapkan pendirian pemerintahan Zionis.
Pasukan Zionis segera mengisi pos-pos militer yang semula diduduki Inggris dan mendeklarasikan berdirinya rezim Zionis di tanah Palestina. Segera setelah aksi Zionis ini, terjadilah perang Arab-Israel Pertama.