Des 10, 2017 09:25 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 10 Desember 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 21 Rabiul Awal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 19 Azar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Kota Jerevan, Armenia, Jatuh ke Tangan Tentara Rusia

196 tahun yang lalu, tanggal 21 Rabiul Awal 1243 HQ, kota Jerevan di kawasan Armenia jatuh ke tangan tentara Rusia.

Kejadian itu menyusul perang yang berlangsung antara tentara Iran melawan tentara Rusia dalam rangka memperebutkan kota tersebut. beberapa waktu kemudian, Raja Iran Fath Alisyah Qajar secara resmi menyerahkan kekuasaan kota Jerevan kepada Rusia.

Menyusul kekalahan tersebut, dibuatlah perjanjian Turkmanchai oleh kedua negara yang menyebabkan terlepasnya sejumlah besar kawasan kekuasaan Iran lain yang terletak di Azerbaijan utara dan Kaukasus, kepada Rusia.

Masjid kota Jerevan

Deklarasi HAM Disahkan PBB

69 tahun yang lalu, tanggal 10 Desember 1948,  Deklarasi Hak Asasi Manusia disahkan oleh Majelis Umum PBB.

Ide tentang hak asasi manusia yang berlaku saat ini berakar sejak era Perang Dunia II. Pembunuhan dan kerusakan dahsyat yang ditimbulkan Perang Dunia II menggugah suatu kebulatan tekad untuk membangun sebuah organisasi internasional yang sanggup meredakan krisis internasional serta menyediakan suatu forum untuk diskusi dan mediasi. Organisasi ini adalah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang telah memainkan peran utama dalam pengembangan pandangan kontemporer tentang hak asasi manusia.

Para pendiri PBB yakin bahwa pengurangan kemungkinan perang mensyaratkan adanya pencegahan atas pelanggaran besar-besaran terhadap hak-hak manusia. PBB kemudian menugaskan Komisi Hak Asasi Manusia untuk menulis sebuah pernyataan internasional tentang hak asasi manusia. Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia ini diumumkan sebagai "suatu standar pencapaian yang berlaku umum untuk semua rakyat dan semua negara" .

Namun, dalam pelaksanaannya, HAM malah dijadikan alat bagi negara-negara Barat untuk menekan negara-negara independen dunia di bidang politik dan ekonomi dalam rangka memperluas pengaruh imperialisme mereka. Kini banyak negara-negara yang menyuarakan agar diadakan perubahan isi Deklarasi HAM yang tidak sesuai dengan keyakinan, kebudayaan, dan adat istiadat mereka, demi mencegah penggunaan HAM untuk menekan mereka.

 Dewan HAM PBB

Demonstrasi Hari Tasu’a Anti Penindasan Rezim Pahlevi

39 tahun yang lalu, tanggal 19 Azar 1357 HS, warga Iran melakukan demonstrasi Hari Tasu’a anti penindasan Rezim Pahlevi.

Bersamaaan dengan peringatan hari kesembilan atau Tasu’a Imam Husein as pada 19 Azar 1357 HS, warga Iran yang revolusioner mengikuti acara Azadari Imam Husein as sekaligus melakukan demonstrasi bersejarah melawan rezim Shah Pahlevi yang despotik. Di Tehran, sekitar 4 juta warga baik laki-laki, perempuan dan anak-anak ikut dalam aksi demonstrasi dengan tujun ke jalan-jalan.

Para demonstran selain memperingati Tasua Imam Husein as, meneriakkan yel-yel anti rezim Shah dan menyatakan kebencian mereka kepada rezim diktator. Bersamaan dengan aksi demo di Tehran, warga di kota-kota lainnya juga melakukan aksi demo. Aksi unjuk rasa rakyat ini mengakibatkan pondasi rezim Shah yang bergantung pada kekuatan asing semakin melemah dan hanya menanti kehancurannya.