Lintasan Sejarah 8 Januari 2018
Hari ini, Senin tanggal 8 Januari 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 20 Rabiul Tsani 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 18 Dey 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Haji Luthf-ali Beik Lahir
305 tahun yang lalu, tanggal 20 Rabiul Tsani 1134 HQ, Haji Luthf-ali Beik Azar Bigdili, seorang penyair dan sastrawan Iran, terlahir ke dunia di kota Isfahan.
Selama beberapa tahun, Haji Luthf-ali Beik tinggal di kota Qom dan Shiraz, dan akhirnya kembali menetap di Isfahan. Haji Luthf-ali Beik hidup di saat terjadi peperangan di Iran, namun ia tetap tekun menuntut ilmu-ilmu dari para ulama, penyair, dan orang-orang alim pada zaman itu.
Karya-karya yang ditinggalkan Haji Luthf-ali Beik diantaranya adalah buku kumpulan syair dan buku berjudul Atashkadeh Azar yang berisi biografi para penyair pada zamannya dan zaman sebelumnya.
Amir Kabir Meninggal
166 tahun yang lalu, tanggal 18 Dey 1230 HS (7 Januari 1852), Mirza Muhammad Taqi Khan Amir Kabir, politisi dan penasehat terkemuka dinasti Qajar Iran, tewas terbunuh atas perintah Shah Nashiruddin.
Amir Kabir lahir dan besar di keluarga yang miskin. Setelah dewasa, keluarga kerajaan mengenali kemampuan Amir Kabir yang besar lalu mengangkatnya sebagai penasehat kerajaan. Selama masa jabatannya yang singkat, Amir Kabir banyak melakukan reformasi yang memihak rakyat banyak serta mencegah masuknya kekuatan asing dalam urusan internal Iran.
Di bidang keilmuan, Amir Kabir mendirikan sekolah teknik pertama di Iran, yaitu Darul Funun, menerbitkan buku-buku terjemahan serta koran-koran ilmiah dan budaya.
Amir Kabir juga melakukan langkah-langkah untuk memerangi penyelewengan dalam pemerintahan sehingga para penguasa Iran dan kekuatan-kekuatan asing yang memiliki kepentingan di Iran membencinya. Akhirnya, Shah Nashiruddin mengasingkan Amir Kabir ke kota Kashan, lalu dibunuh.
Martin Luther King Meninggal
50 tahun yang lalu, tanggal 8 Januari 1968, Martin Luther King, pemimpin perjuangan kaum kulit hitam Amerika, tewas akibat tembakan dari seorang pria tak dikenal.
Luther King dilahirkan pada tahun 1929 di kota Atlanta dan menuntut ilmu di Boston University. Setelah lulus, Luther King memulai perjuangannya menentang rasialisme di Amerika. Saat itu, perjuangan anti rasialisme dan anti undang-undang yang terkait dengan pengakuan keistimewaan kaum kulit putih di atas kaum kulit hitam, tengah berkecamuk di seluruh penjuru Amerika Serikat.
Martin Luther King amat gigih mendorong kaumnya agar terus berjuang menuntut persamaan hak dengan kaum kulit putih dan dia menggalang berbagai demosntrasi anti-rasialisme. Pada tahun 1964, Martin Luther King dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian. Hingga kini, kasus pembunuhan terhadap Martin Luther King masih belum terungkap, namun banyak saksi menyatakan bahwa CIA terlibat dalam pembunuhan ini.