Apr 17, 2018 01:37 Asia/Jakarta

Hari ini, Selasa tanggal 17 April 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 30 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 28 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Bari Meninggal Dunia

940 tahun yang lalu, tanggal 30 Rajab 499 HQ, Ibnu Bari, seorang sastrawan dan linguis Arab berkebangsaan Mesir terlahir ke dunia.

Semasa hidupnya ia tinggal di Kairo. Di kota itulah ia menimba ilmu dari para ilmuwan zamannya. Dengan cepat, ia menjadi sastrawan besar di zamannya. Setelah itu, waktunya lebih banyak diluangkan untuk mengajar Quran dan sastra Arab.

Di akhir hayatnya, ia mulai menulis sejumlah kitab. Sampai saat ini, karya-karya tulisnya di bidang nahwu dan bahasa bisa dibaca.

Sejarah

Mohammad Amin Mukri, Penyair Kurdi Wafat

32 tahun yang  lalu, tanggal 28 Farvardin 1365 HS, Mohammad Amin Mukri, penyair Kurdi meninggal dunia diusia 65 tahun.

Mohammad Amin Shaikholislami Mukri, lahir pada tahun 1300 HS di sebuah desa di Iran bagian Barat. Di masa pendidikannya, ia bertemu dengan penyair besar Kurdi, Abdurrahman Sharafkandi dan kemudian keduan menjadi akrab dan pertemanan ini berlanjut hingga akhir hayatnya.

Shaikholislami Mukri menjadi anggota dewan penulis harian Nishmatan pada usia 21 tahun. Surat kabar Nishmatan melakukan aktivitas bawah tanahnya melawan rezim Shah Pahlevi dan berusaha membongkar penyelewengan dan pengkhianatan rezim ini.

Penulis dan sastrawan Kurdi ini meninggal banyak karya seperti surat perpisahan dalam bentuk puisi dan prosa.

Sejarah

Abdul Aziz Rantisi gugur syahid

14 tahun yang  lalu, tanggal 17 April 2004, helikopter Rezim Zionis yang dilengkapi senjata rudal menembaki kendaraan yang dipakai oleh Dr. Abdul Aziz Rantisi, pejuang terkenal Palestina dan pemimpin Hamas. Beliau gugur syahid dalam peristiwa ini.

Rantisi telah dipilih sebagai pemimpin Hamas kurang dari sebulan sebelum Syeikh Ahmad Yasin, mantan pemimpin Hamas diteror.

Rantisi dilahirkan pada tahun 1947 di kota Yafa Palestina. Kecerdaannya menyebabkan beliau berhasil menamatkan pelajaran dalam bidang kedokteran di Universitas Iskandariah pada tahun 1967. Doktor Rantisi sejak usia muda telah melakukan perjuangan melawan Zionis dan akibatnya dia berkali-kali dipenjara. Selepas pembentukkan gerakan Hamas, beliau bergabung dengan kelompok ini dan pada akhirnya menjadi pemimpinnya.

Pada hari ini tahun 2004 beliau gugur syahid setelah diteror oleh antek-antek Rezim Zionis.

Dr. Abdul Aziz Rantisi