Lintasan Sejarah 6 Juni 2018
Hari ini, Rabu tanggal 6 Juni 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 21 Ramadhan 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 16 Khordad 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Ali bin Abi Thalib as Gugur Syahid
1399 tahun yang lalu, Tanggal 21 Ramadan 40 HQ, Ali bin Abi Thalib as gugur syahid.
Imam Ali as adalah salah satu Ahlul Bait dan khalifah penerus risalah Rasulullah Saw. Dua hari sebelum gugurnya beliau, di saat sedang menunaikan shalat Subuh di Masjid Kufah, seorang khawarij bernama Ibnu Muljam mengayunkan pedangnya dan melukai kepala suci Imam Ali as. Selama dua hari, Imam Ali terbaring sakit akibat lukanya yang amat parah dan pada tanggal 21 Ramadhan, beliau berpulang ke rahmatullah.
Gugurnya Imam Ali as memberikan pukulan besar bagi Islam dan kaum Muslimin. Beliau adalah seorang khalifah yang sangat mulia, memimpin pemerintahan Islam dengan penuh keadilan, dan menjadi orang terdepan dalam melawan kezaliman.
Di antara isi Nahjul Balaghah adalah wasiat Imam Ali as kepada putra-putranya, sebagai berikut. "Kalian dan keluargaku, serta siapa saja yang mendengar pesanku ini, aku mewasiatkan agar selalu bertakwa dan disiplin dalam setiap pekerjaan kalian. Peliharalah anak-anak yatim, berbuat baiklah kepada tetangga, sebagaimana yang dulu juga dipesankan oleh Rasulullah sampai-sampai beliau mengira para tetangga akan saling mewarisi. Janganlah menjauh dari al-Quran dan jangan biarkan orang lain mendahului kalian dalam mengamalkan al-Quran. Dirikanlah shalat dengan sebaik-baiknya karena shalat adalah tiang agama."
Imam Khomeini ra Dimakamkan di Behesht Shohada
29 tahun yang lalu, tanggal 16 Khordad 1368 HS, jasad Imam Khomeini ra dimakamkan di pekuburan Behesht Shohada, Tehran.
Pasca pemindahan jasad Imam Khomeini ra ke Mosalla Tehran, rakyat Iran berbondong-bondong menuju Mosalla untuk menyampaikan salam perpisahan dengan pemimpinnya. Akhirnya dalam sebuah peristiwa bersejarah dan tidak ada bandingannya di dunia, pagi tanggal 16 Khordad 1368 HS, dengan dihadiri oleh jutaan rakyat Iran prosesi shalat jenazah Imam Khomeini ra dilakukan dan dipimpin oleh Ayatullah al-Udzma Golpaygani.
Rakyat Iran yang masih diliputi kesedihan terus mengikuti proses pemindahan jenazah Imam Khomeini ra hingga ke Behesht Zahra. Partisipasi rakyat yang luar biasa dan tengah berduka cita itu membuat proses pengebumian Imam Khomeini ra ditunda beberapa kali dan akhirnya pada pukul 16.30 tanggal 16 Khordad 1368 Hs di tengah teriakan kesedihan rakyat, akhirnya jenazah Imam Khomeini ra tenang berada di antara para syahid.
Kini, makam suci Imam Khomeini ra yang berada di dekat tanah suci para syahid telah menjadi tempat ziarah pecinta Imam Khomeini ra dan tempat pertemuan pendukung Wilayatul Faqih dan Revolusi Islam.