Nov 04, 2019 15:49 Asia/Jakarta
  • Rumah sakit mata Farabi Tehran
    Rumah sakit mata Farabi Tehran

Salah satu layanan medis yang cukup maju di Iran di bidang oftalmologi. Di Iran berdiri rumah sakit canggih yang khusus untuk penanganan masalah mata salah satunya adalah rumah sakit mata Farabi di Tehran.

Iran memiliki sejarah panjang di bidang medis, termasuk masalah mata dan jejaknya dapat ditemukan dalam karya beberapa ilmuwan besar masa lalu di negeri ini. Muhammad ibn Zakariya al-Razi, seorang ilmuwan  terkemuka Iran yang hidup antara 854 hingga 925 M  memiliki karya terkenal, "Al-Hawi," sebuah ensiklopedia medis bergengsi yang telah menjadi rujukan untuk penyakit mata.

Razi adalah dokter pertama yang memberikan pantulan cahaya pada pupil dan juga untuk pertama kalinya ia mempertimbangkan kornea pannus (transparansi) dalam trachoma. Karyanya, Al-Hawi dianggap sebagai salah satu buku medis paling penting di Eropa dan diajarkan di banyak universitas hingga awal abad kedua puluh.

Ketika  ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami kemajuan pesat di dunia, oftalmologi di Iran telah membuat langkah besar dalam beberapa dekade terakhir dan telah menghasilkan dokter yang berpengalaman dan berkualitas.

Ketersediaan dokter yang memenuhi syarat, fasilitas medis canggih, serta infrastruktur yang memadai telah menjadikan Iran salah satu negara terkemuka di bidang oftalmologi. Rumah sakit spesialisasi mata seperti Farabi memainkan peran penting dalam penelitian dan pengembangan oftalmologi di Iran. Rumah sakit ini adalah salah satu kutub spesialisasi mata yang paling penting di Iran dan Timur Tengah.

 

 

 

 

Rumah Sakit Farabi adalah salah satu rumah sakit tertua di Iran yang telah berdiri sejak tahun 1921 . Sekitar dua dekade kemudian, dibuka pendidikan spesialisasi mata pada tahun 1946  dengan fasilitas bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 13.200 meter persegi.

Pendidikan spesialisasi mata diadakan selama tiga tahun. Mereka yang lulus dari sekolah kedokteran dapat melanjutkan studi menempuh spesialisasi di bidang oftalmologi setelah lulus ujian yang diperlukan dan menulis tesis.

Salah satu tokoh terkemuka dan berpengaruh dalam oftalmologi Iran adalah almarhum Profesor Mohammad Qoli Shams, yang telah melakukan banyak upaya untuk memberantas trakoma di Iran. Pada tahun 1957 ia dinamai sesuai jasanya di departemen oftalmologi Rumah Sakit Farabi. bedliau disebut sebagai bapak dokter mata Iran. Ia berhasil melakukan transplantasi kornea pertama di Iran pada tahun 1934 di Rumah Sakit Farabi.

 

Mohammad Qali Shams

 

Gedung pendidikan oftalmologi Farabi awalnya terdiri dari bagian-bagian seperti mata, telinga dan hidung, lab dan apotek, dengan 120 tempat tidur rawat inap, yang kemudian diperluas menjadi 220 tempat tidur.

Pasca kemenangan Revolusi Islam di Iran, rumah sakit Farabi memberikan lebih banyak layanan kepada pasien dan pengembangan lebih lanjut gedung rumah sakit baru dengan luas sekitar 23.000 meter persegi yang dibuka  tahun 1987 dan ditambahkan ke bagian lama. 

Kini,  rumah sakit ini telah menjadi pusat oftalmologi terbesar di Timur Tengah dan banyak operasi mata yang belum pernah dilakukan di Iran di masa lalu, saat ini telah berhasil dilakukan dengan upaya dokter Iran di rumah sakit Farabi.

 

 

Rumah Sakit Farabi dioperasikan oleh sektor publik dengan tarif layanan yang terjangkau. Oleh karena itu, rumah sakit ini menjadi rujukan tidak hanya bagi warga Iran, tapi juga negara-negara tetangga, bahkan beberapa negara Eropa. Rumah sakit ini dihormati oleh semua kalangan internal dan eksternal dengan masa lalunya yang cemerlang dan layanan berkualitas yang ditawarkannya.

Rumah Sakit Farabi menggunakan peralatan paling canggih dan terkini di dunia, yang menjadikan Farabi salah satu pusat mata di Timur Tengah. Rumah Sakit Farabi sekarang memiliki 227 tempat tidur aktif, 57 anggota akademisi medis, 80 asisten dan 16 dokter spesialis.

Rumah sakit memiliki berbagai departemen. Bagian LASIK rumah sakit, yang memiliki fasilitas canggih, memiliki dua kamar operasi dan dua klinik bedah refraktif, keratoplonus keratoplasty, ruang radiologi dan ruang refraksi.

Bagian penting lain dari rumah sakit ini adalah unit sel punca yang menjadi tempat yang baik untuk terapi sel, ekstraksi dan kloning berbagai sel dan sel induk.

Sejak awal, rumah sakit Farabi, sebagai pusat medis penting telah menjadi fokus dokter spesialis mata dari negara-negara tetangga, terutama negara-negara Arab. Rumah Sakit Farabi juga memiliki departemen IPD untuk melayani kliennya dengan lebih baik.

Departemen IPD rumah sakit telah beroperasi sejak 2017 yang dibentuk untuk mengakomodasi pasien non-Iran secara lebih mudah. Di bagian ini, tersedia para dokter spesialis mata terbaik dan layanan VIP supaya pasien internasional bisa  lebih nyaman dalam mengobati penyakit yang dideritanya.

 

 

Bagian IPD dari Divisi Pasien Internasional memiliki 7 kamar dengan fasilitas pemantauan untuk pasien, serta fasilitas lengkap seperti akses Internet kecepatan tinggi, TV, dan perlengkapan mandi independen. Staf departemen ini fasih berbahasa Arab dan Inggris.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang proses penerimaan pasien internasional dan fasilitas rumah sakit, kami mewawancarai Ms. Wesal, yang bertanggung jawab atas departemen IPD di IPD.

 

 

Informasi mengenai layanan rumah sakit ini bisa diakses di situsnya  http://farabieye.tums.ac.ir. Untuk informasi lebih lanjut dan informasi yang akurat, bisa mengirim email ke bagian internasional rumah sakit di farabi.vip@tums .ac.ir atau menghubungi nomor rumah sakit, + 98- 21-55423070 / + 98-21-52837000 dan + 989339800850 + WhatsApp International.

Transkrip wawancara:

01:00 hingga 04:20

1. Perkenalkan, saya Narges Vesal yang bertanggung jawab atas IPD di Rumah Sakit Farabi Tehran! Farabi Hospital adalah rumah sakit spesialis mata di Iran dan Timur Tengah yang memiliki dokter spesialis terbaik di bidang oftalmologi dan penelitian menggunakan peralatan dan fasilitas paling mutakhir di dunia dan mempertimbangkan kebutuhan klien internasional.

2. Kami secara resmi memberikan layanan ini dengan izin dari kementerian Kesehatan sejak Mei 2016. Pasien mengunjungi kami secara langsung atau melalui perusahaan yang dilisensi oleh kementerian Kesehatan Iran.

3. Pasien setalah datang akan benar-benar dilayani dan diperiksa oleh staf spesialis kami.

4. Salah satu hal yang ingin saya ingin sampaikan kepada semua orang bahwa Rumah Sakit Farabi memiliki klinik khusus mata juga klinik khusus di bidang retinoblastoma, uveitis dan ROP, yang kami berikan kepada bayi prematur. Kami menyediakan layanan ini.

5. Sebagian besar pasien kami berasal dari Irak, di mana Irak sendiri terbagi menjadi Arab dan Kurdi, kebanyakan dari Sulaymaniyah dan Erbil, kemudian dari Najaf dan Karbala. Azerbaijan dan Afghanistan adalah pasien dari negara berikutnya yangdatang kepada kami. Selain itu,  kami juga memiliki pasien dari negara-negara Eropa seperti Swedia, Belanda dan Prancis yang datang kepada kami untuk perawatan.

6. data statistik kami menunjukkan  sekitar 700 pasien di tahun 1396 Hs (2017), dengan dua pertiga pasien datang untuk operasi. Tahun lalu, kami menerima 1253 pasien, 355 di antaranya untuk menjalani operasi.

7. Sejumlah pasien kami mendatangi kami melalui situs. Di situs rumah sakit kami ada bagian untuk wisatawan kesehatan di mana pasien bisa mengirimkan profil mereka kepada kami dan kami memeriksa dengan tim medis di sini, menanggapi mereka, melalui email atau tempon dan lainnya.

8. Ketika pasien memasuki kompleks rumasik, mereka segera dirujuk ke departemen layanan internasional. Tim kami berbicara dengannya, kemudianmelapor ke dokter terkait untuk diperiksa. Jika pasien puas dengan perawatan kami, maka operasi akan dilanjutkan.

9. Ada tiga kelompok pasien yang datang ke sini. Ada beberapa pasien yang pergi ke klinik khusus untuk tumor mata, mungkin kami satu-satunya rumah sakit dengan departemen onkologi untuk pasien kami. Untuk pasien dengan tumor mata, kami juga memiliki Dr. Fariba Qasemi dan tim  yang sangat profesional untuk menangani masalah ini.

10. Ada beberapa pasien kami yang datang dari negara-negara seperti Lebanon, Suriah dan Irak untuk masalah ini, yang dirawat dengan radiasi dan sampai batas tertentu menghentikan pertumbuhan penyakit mata mereka.

11. Kelompok lain dari pasien kami datang untuk transplantasi kornea, yang jumlahnya besar, dan kelompok ketiga pasien datang untuk operasi retina, yang merupakan operasi yang sangat berat dan spesifik. Kami mencoba untuk melakukan operasi tersebut. Ini harus dilakukan pada saat operasi transplantasi retina kornea, yang merupakan prosedur kombinasi yang dilakukan di rumah sakit ini. (PH)