-
Dubes Ukraina: Tidak Ada yang akan Aman Jika Rusia Menyerang
Jan 31, 2022 11:07Duta Besar Ukraina untuk AS, Oksana Markarova memperingatkan bahwa jika negaranya diserang oleh pasukan Rusia, tidak ada negara yang akan aman.
-
Rusia Tuntut Jaminan Keamanan yang Mengikat dari Barat
Jan 31, 2022 10:38Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, Moskow menuntut Washington untuk memberikan jaminan yang mengikat secara hukum, bukan hanya janji.
-
Tolak Diprovokasi soal Serangan Rusia, Ukraina Peringatkan Barat
Jan 30, 2022 15:25Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta sejawatnya dari negara-negara Barat, dan media asing untuk berhenti memicu ketegangan terkait isu kemungkinan serangan Rusia ke Ukraina.
-
Iran dan Rusia Sepakat Hapus Dolar dalam Transaksi Bilateral
Jan 30, 2022 14:24Ketua kelompok persahabatan parlemen Iran dan Rusia mengumumkan penghapusan dolar dalam transaksi perdagangan antara kedua negara.
-
Warta Berita 30 Januari 2022
Jan 30, 2022 14:20Warta berita hari ini, Minggu, 30 Januari 2022.
-
AS Kerahkan Sejumlah Jet Tempur ke Baltik
Jan 30, 2022 09:44Sejumlah jet tempur F-15E Strike Eagles milik Angkatan Udara Amerika Serikat telah tiba di wilayah Baltik.
-
Diprotes Irlandia, Rusia Pindahkan Lokasi Latihan Militer
Jan 30, 2022 09:09Rusia setuju untuk memindahkan lokasi latihan yang sudah direncanakan ke tempat yang lebih jauh dari pantai Irlandia untuk mengurangi ketegangan dan menghormati permintaan menteri luar negeri dan masyarakat Irlandia.
-
Tanggapi Ancaman Barat, Lavrov: Rusia Siap dengan Semua Skenario
Jan 30, 2022 08:30Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan, sanksi terhadap para pejabat Rusia dan pemutusan akses ke sistem pembayaran internasional SWIFT bermakna pemutusan hubungan.
-
Amerika Tinjauan dari Dalam, 29 Januari 2022
Jan 29, 2022 10:16Perkembangan di AS pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting di antaranya; Jubir Deplu AS: Tekanan Maksimum atas Iran, Kegagalan Memalukan.
-
Ketegangan Meningkat, Jepang Evakuasi Staf Kedutaan dari Ukraina
Jan 29, 2022 07:45Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan, Tokyo berencana untuk mengevakuasi beberapa staf kedutaannya dari Ukraina di tengah meningkatnya ketegangan negara Eropa Timur itu dengan Rusia.