Perwakilan Hizbullah: Gencatan Senjata di Lebanon bagian dari Kesepahaman Iran-AS
-
Hussein Hajj Hassan, wakil Hizbullah di parlemen Lebanon
Pars Today – Seorang perwakilan Hizbullah menegaskan bahwa rezim Zionis harus meninggalkan tanah Lebanon dan tidak memiliki tempat di negara ini.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr, Hussein Hajj Hassan, anggota Fraksi Loyalitas kepada Perlawanan di parlemen Lebanon, dalam wawancara dengan Al Jazeera mengatakan: "Apa yang secara jelas telah diberitahukan kepada kami oleh Iran adalah bahwa Lebanon juga termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata."
Ia menambahkan: "Pejabat Iran memberi tahu kami bahwa Israel akan menarik diri dari wilayah Lebanon berdasarkan kesepakatan."
Hajj Hassan menegaskan: "Kami sama sekali tidak menerima kembali ke situasi sebelum 2 Maret 2026 (11 Esfand 1404), dan Israel tidak memiliki hak untuk tetap tinggal di tanah kami."
Ia juga mengatakan: "Israel dan Amerika Serikat, sebelum pihak lain mana pun, harus mematuhi komitmen mereka, karena kedua belah pihak inilah yang melanggar perjanjian."
Perwakilan Hizbullah di akhir pernyataannya menyatakan: "Hizbullah tidak dapat memberikan komitmen, kecuali jika musuh juga mematuhi komitmennya." (MF)