Mengenal Sosok Marsekal TNI Hadi Tjahjanto
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i47677-mengenal_sosok_marsekal_tni_hadi_tjahjanto
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi calon tunggal Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Nama Hadi Tjahjanto diusulkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Pertimbangan ini juga dilakukan karena Jenderal Gatot akan memasuki masa pensiun per April 2018.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Des 04, 2017 13:03 Asia/Jakarta

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi calon tunggal Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Nama Hadi Tjahjanto diusulkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggantikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Pertimbangan ini juga dilakukan karena Jenderal Gatot akan memasuki masa pensiun per April 2018.

Diketahui, setelah lulus Akademi Angkatan Udara (AAU) pada 1986, Hadi mengawali kariernya di Skadron Udara 4 yang bermarkas di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Tugas Skadron Udara 4 adalah mengoperasikan pesawat angkut ringan untuk Operasi Dukungan Udara, SAR terbatas, dan kursus penerbang pesawat angkut. Adapun tugas Hadi saat itu adalah menjadi pilot pesawat angkut Cassa.

Marsekal Hadi Tjahjanto

Pada 1993, kariernya meningkat menjadi Kepala Seksi Latihan Skadron Udara 4 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh. Selepas itu, tahun 1996 ayah dua putra itu tidak lagi mengurusi pesawat angkut ringan. Dia berganti memimpin pesawat angkut berat sebagai Komandan Flight Ops "A" Flightlat Skadron Udara 32 Wing Udara 2 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh.

Kemudian memimpin pendidikan penerbang sebagai Komandan Flight Skadron Pendidikan 101 Pangkalan Udara Adi Soemarno tahun 1997. Kemudian, tahun 1998, Hadi menjadi Kepala Seksi Bingadiksis Dispers Lanud Adi Soemarno. Selanjutnya, pada tahun 1998, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon III Menchandra Akademi TNI. Setahun kemudian, tahun 1999, menjadi Instruktur Penerbangan Lanud Adi Sucipto.

Memasuki tahun 2000 dipercaya menjadi Kepala Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan Dinas Operasi Lanud Adi Sucipto. Tahun 2001, Hadi menjadi Komandan Satuan Udara Pertanian Komando Operasi Angkatan Udara I.

Kemudian, tahun 2004, Hadi menjabat sebagai Kepala Departemen Operasi Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara. Berikutnya, dia menjabat sebagai Kepala Dinas Personel Lanud Abdulrachman Saleh tahun 2006, dan Kepala Sub Dinas Administrasi Prajurit Dinas Administrasi Persatuan Angkatan Udara tahun 2007.

Pada tahun 2010, Hadi menduduki posisi sebagai Komandan Pangkalan Udara Adisumarmo. Setahun kemudian, dia menjabat tugas di luar TNI AU menjadi Perwira Bantuan I/Rencana Operasi TNI dan Sekretaris Militer Kementerian Sekretaris Negara. Dua tahun setelah itu, Hadi berpangkat Kolonel dan dipercaya menjadi Direktur Operasi dan Latihan Badan SAR Nasional.

Marsekal Hadi Tjahjanto dan Joko Widodo

Dua bulan menjabat Kepala Dinas Penerangan TNI AU (2013-2015), Komandan Lanud Abdulrachman Saleh[6], pada Juli 2015, Hadi ditugasi menjadi Sekretariat Militer Presiden Republik Indonesia Presiden Joko Widodo dan pangkatnya naik menjadi Marsekal Muda. Pada bulan November 2016, Hadi dilantik menjadi Irjen Kementerian Pertahanan.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan bahwa Marsekal TNI Hadi Tjahjanto layak mengisi jabatan Panglima TNI karena memiliki kepemimpinan dan kemampuan yang kuat. "(Pertimbangannya) saya meyakini beliau memiliki kepemimpinan dan kemampuan yang kuat dan bisa membawa TNI ke arah yang lebih profesional sesuai jati dirinya yaitu tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional," kata Presiden Jokowi, di Bandung, Senin (4/12).

Ditemui usai meresmikan Jalan Tol Soroja di Gerbang Tol Soreang, Presiden memastikan pengajuan Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi calon Panglima TNI kepada DPR sudah sesuai dengan prosedur. Ia mengatakan, pengajuan Kepala Staf TNI Angkatan Udara ini murni karena Panglima TNI saat ini Gatot Nurmantyo akan segera memasuki pensiun.

Selain itu, Presiden juga menilai pengusungan Hadi sesuai mekanisme normal meski masa dinas Gatot akan berakhir pada 2018. "Jadi ini mekanisme normal, karena Pak Gatot akan pensiun," kata dia.

Marsekal Hadi Tjahjanto

Presiden memastikan pengajuan Hadi ini sudah disampaikan ke DPR untuk mendapat persetujuan. Ia optimistis ajuan tersebut akan diterima DPR.

Hadi Tjahjanto dilahirkan di Malang, Jawa Timur, 8 November 1963. Ia adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 dan Sekolah Penerbang TNI AU 1987.

Berdasarkan Keputusan Presiden, pada 18 Januari 2017 ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Ia kini dicalonkan menjadi Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang memasuki masa purna tugas pada Maret 2018. (Antaranews)